Antisipasi Bencana

BLH Bangun Gerakan Tanam 1.000 Pohon


Sabtu, 04 Juni 2016 - 04:51:24 WIB
BLH Bangun Gerakan Tanam 1.000 Pohon Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dan Wabup Ferizal Ridwan bangun gerakan tanam seribu pohon sebagai langkah pengendalian lingkungan dan bencana. (ZUL)

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pesoalan lingkungan di Kabupaten Limapuluh Kota harus menjadi perhatian bersama, supaya lingkungan tidak rusak. Jangan sampai kelsetarian alam terganggu, karena itu perlu langkah langkah dan upaya penanganannya, kalau perlu dengan kebijakan.

“Saya ingin, lingkungan harus dijaga kelestariannya, makanya diminta SKPD terus berkoordinasi. Sebagai daerah yang rawan bencana, upaya pengendalian lingkungan menjadi sangat urgen. Butuh langkah serius dan gerakan bersama, agar persoalan ben­cana dapat diantisipasi sebe­lum terjadi,” ungkap bupati Irfendi, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, di  Sarilamak, Jumat (3/6). 

Baca Juga : Update! Lima Daerah Kuning, 14 Lainnya Ditetapkan Masuk Zona Oranye di Sumbar

Pada HLH se dunia atau World Environtment Day (WE­D) yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, tahun ini Pem­kab melalui Badan Ling­ku­ngan Hidup (BLH), sengaja membuat gerakan menanam seribu pohon. Gerakan peng­hijauan itu terpusat di kawa­san Kantor Bupati di Bukik Limau Sarilamak, untuk se­lanjutnya direalisasikan ke kecamatan dan nagari, uta­manya pada lokasi-lokasi yang dianggap sangat rawan ben­cana alam.

Selain Bupati, hadir juga dalam agenda itu, Wabup Ferizal Ridwan, Sekdakab Yendri Tomas, Dandim 0306 Letkol Inf Heri Sumitro, SPd, Danyon 131 Wira Braja, Dan­denzipur II Padang Mengatas Mayor Inf Damai, perwakilan Polres Limapuluh Kota, jaja­ran SKPD dan unsur terkait lainnya. 

Baca Juga : Jumlah Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Bertambah 212 Orang

Dikatakan Irfendi, me­nyambut HLH sedunia dan Hari Kesaktian Pancasila, dirinya sudah menyiapkan kebijakan, seminggu berkan­tor di Sungai Naniang, Keca­matan Bukik Barisan yang rawan bencana alam. Disana, seluruh jajaran Badan Pe­nanggulangan Bencana Dae­rah (BPBD), BLH serta instansi terkait bakal standby mem­buat posko pengendalian lingkungan dan bencana.  

Nanti, para personil stan­dby di sana (Sungainaniang, red), dibantu kepolisian, TNI dan masyarakat setempat. “Disana, kita akan memulai kegiatan gotong royong, peng­hijauan, serta pengkajian pe­ngendalian lingkungan. Seka­ligus, nanti kita luncur­kan Gerakan Pembangunan Eko­nomi Masyarakat (Ger­bang Emas),” jelas Irfendi.   (h/zkf)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]