Daud Puas Bawa Pulang Sabuk WBA


Senin, 06 Juni 2016 - 03:02:07 WIB
Daud Puas Bawa Pulang Sabuk WBA Daud Yordan.

Montevideo, Haluan —  Daud Yordan sukses me­menangi pertarungan me­lawan petinju asal Argentina, Rafael Cristian Coria di Ra­dis­son Victoria Plaza, Mon­tevideo, Uruguay, Sabtu (4/6) ma­lam. Ia pun mengaku puas, kendati sempat lengah di awal-awal pertarungan.

Daud menang angka mu­tlak 97-92, 96-93, dan 97-92. Petinju berusia 28 tahun itu sebenarnya men­do­mi­nasi pertarungan, namun Coria, yang lebih banyak bergerak dan menghindari pukulan, membuatnya sem­pat kesulitan untuk me­ma­sukkan pukulan.

Baca Juga : Persiapan ke PON XX Papua, KONI Kepri Kekurangan Anggaran

Di ujung ronde pertama, Daud sempat dibuat jatuh berlutut oleh Coria. Namun, ia masih mampu bangkit dan melanjutkan pertarungan.

“Saya terkena lucky blow, pukulan yang nggak se­nga­ja. Terkena pukulan yang nggak jelas arahnya di ba­gian muka. Tapi, itu hal yang lumrah di tunju. Yang pa­ling penting saya me­me­nangi pertarungan dan membawa sabuk juara ini ke Indonesia,” ujar Daud.

Baca Juga : Semen Padang FC Umumkan Pemain Pertama di Cabang eSport

Di ronde-ronde beri­kut­nya, Daud tampil agresif. Dari ronde keenam hingga kedelapan, beberapa hook Daud berhasil mengenai Coria, yang lantas membuat petinju berusia 33 tahun itu berusaha memeluk untuk meredam serangan Daud.

Kendati sudah men­da­patkan beberapa pukulan, Coria masih tetap bertahan. Alhasil, Daud pun meraih sabuk juara kelas ringan WBA Internasional lewat angka.”Memang banyak pe­tinju Amerika Latin yang tidak mudah ditaklukkan, levelnya cukup tinggi. Dan se­tiap pertarungan saya se­ma­kin lama semakin me­ning­kat, Coria cukup mem­beri perlawanan. Karena saya di­siplin mendengarkan cor­ner saya, Damianus (ka­kak­nya, red), Craig (Christian, pela­tihnya) dan mereka mem­berikan instruksi yang sangat bagus. Terbukti tadi semua sesuai dengan harapan.”

Baca Juga : Liga Inggris, Llorente Gagalkan Liverpool Menembus 4 Besar

Lebih jauh Daud me­ngatakan kemenangan yang diraihnya tidak terlepas dari doa dan dukungan ma­sya­rakat Indonesia kepa­da­nya. ”Dan khususnya berkat doa dari masyarakat Indo­nesia, khususnya orang tua saya, saudara saya, dan bapak angkat saya, bapak Osman Sapta sehingga saya bisa membawa sabuk ini ke In­donesia. Ini menjadi kebang­gaan untuk kita semua dan praktisi tinju menyebut saya sebagai ‘Last of the Mohican’ di tinju Indonesia. Terima kasih atas support-nya,” kata Daud. (h/dtc)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]