Anggota DPR Protes

Anggaran Transfer ke Daerah Dipotong


Rabu, 08 Juni 2016 - 03:33:54 WIB
Anggaran Transfer ke Daerah Dipotong

JAKARTA, HALUAN — Anggota Banggar DPR Hetifah merasa berkeberatan ter­hadap rencana pemerintah yang akan memotong atau menurunkan anggaran transfer ke daerah.

Menurutnya, dana transfer ke dae­rah adalah perwujudan pemba­ngunan yang didasarkan pada konsep Nawa Cita butir ketiga. “Jika dana transfer ke daerah diku­rangi, ini tidak sesuai dengan butir ketiga Nawa Cita,” tegas Hetifah, saat Rapat Kerja dengan Menkeu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menkumham danGubernur Bank Indonesia, kemarin.

Baca Juga : Satgas Operasi Nemangkawi Petakan Kelompok Teroris KKB di Papua

Dalam APBN 2016, alokasi dana transfer daerah dan dana desa mengalami kenaikan yang cukup besar. Hal tersebut membuat Pemerintah Daerah optimis untuk pembangunan daerah. 

Tetapi dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini, Pemerintah berencana menurunkan alokasi dana tersebut. Menurut Hetifah, jika transfer ke daerah dikurangi akan banyak pembangunan yang tertunda.

Baca Juga : Menhub Minta Penumpang Via Pelabuhan Bakauheni Rapid Test Antigen Sebelum Berangkat

Dikatakan politisi Partai Golkar itu, membangun Indonesia dimuali dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Karena itu ia tidak setuju dana transfer ke daerah dipotong. “Penurunan dana transfer ke daerah akan menim­bulkan resiko, yaitu pembatalan dieksekusinya rencana kebutuhan daerah terutama terkait proyek fisik dan infrastruktur, sehingga mempengaruhi fiskal di daerah,” ujar Hetifah.

Oleh karena itu ia meminta agar dana transfer daerah tidak diturunkan.    Dalam ABPN 2016, alokasi dana transfer ke daerah sebesar 723,2 triliun, turun menjadi 711,3 triliun pada RAPBN-P 2016. (h/sam)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]