Nelayan Pessel Perbanyak Stok Ikan Teri Kering


Kamis, 09 Juni 2016 - 16:48:41 WIB
Nelayan Pessel Perbanyak Stok Ikan Teri Kering Masril (67) Nelayan Carocok Koto XI Tarusan, Kabupaten Pessel (kanan) dan dua pekerjanya sedang memisahkan ikan jenis teri sebelum ikan teri olahannya memasuki proses penjemuran. (HARIDMAN KAMBANG)

PAINAN, HALUAN -- Cuaca ekstrim terus terjadi di perairan Pesisir Selatan (Pessel) sejak memasuki bulan puasa 2016, dampaknya adalah produksi ikan ukuran sedang dan besar sedikit dan melonjaknya harga ikan basah ukuran sedang dan besar di pasar. Menghadapi anomali cuaca tersebut nelayan mensiasati agar ekonomi tidak terhenti dengan mengolah ikan ukuran kecil menjadi bernilai lebih tinggi.

Salah satu usaha pengolahan ikan di Pesisir Selatan yang banyak diusahakan adalah pengelolaan ikan teri basah menjadi teri kering. Usaha ini banyak diusahakan di Linggo Sari Baganti, Ranah Pesisir, Lengayang, Sutera, Batang Kapas dan  Koto XI Tarusan.

Baca Juga : Tangis Haru Warnai Pelepasan Mahyeldi dari Palanta ke Istana Gubernuran Sumbar

Pengolahan ikan teri kering adalah salah satu upaya nelayan agar harga ikan lebih baik di pasaran saat produksi ikan ukuran besar turun. Banyak hal yang menyebabkan produksi ikan tangkap tidak maksimal misalnya cuaca buruk. Aktivitas tangkap untuk kapal tertentu berhenti. Namun di sisi lain saat-saat seperti itu kebutuhan akan ikan tinggi, misalnya pada bulan puasa. Mengatasi hal itu nelayan Pesisir Selatan biasanya perbanyak stok ikan kering. Diprediksi ikan kering akan laris sebagai pengganti daging atau produk unggas yang merangkak naik. 

 

Baca Juga : Leonardy Harmainy Tanggapi Aspirasi Masyarakat Nagari Campago Mengenai Pembangunan Stadion Mini

Masril (67) nelayan di Carocok Koto XI Tarusan pengusaha ikan teri, Kamis (9/6) menyebutkan, ia telah 20 tahun menggeluti usaha tersebut. Harga teri sebetulnya relatif tinggi, namun biaya produksi terbilang besar juga. "Bahan dasar pembuat teri kering adalah ikan teri basah. Satu keranjang ikan teri basah dibeli seharga Rp650 ribu rupiah. Selanjutnya biaya biaya yang harus dikeluarkan adalah pembeli kayu bakar dan biaya selama proseses perebusan dan penjemuran," katanya.

Pada bulan puasa ini menurutnya, harga jual satu kilogram teri kering Rp65 ribu, sementara teri kering yang dihasilkan dari satu keranjang ikan adalah 12 kilogram.  (h/har)

 

Baca Juga : Serap Aspirasi, Wabup Sabar AS Wacanakan Berkantor di Tiap Kecamatan

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]