Satpol PP Tertibkan Reklame Tanpa Izin


Jumat, 10 Juni 2016 - 03:00:00 WIB
Satpol PP Tertibkan Reklame Tanpa Izin Ilustrasi.

PASAMAN, HALUAN — Belum kantongi izin, puluhan papan reklame diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Pasaman. Selain itu, puluhan reklame itu juga menyalahi aturan pemasangan. Penertiban reklame tanpa izin tersebut dilakukan di sejumlah ruas jalan di Kecamatan Lubuksikaping. 

Kepala Satuan Polisi Pa­mong Praja (Satpol PP) Pasa­man Yusrizal didampingi Kasi Ops Zulfahmi mengatakan, upaya penertiban reklame tak berizin dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman. 

Baca Juga : Kabupaten Dharmasraya Kembail Raih Predikat WTP Keenam Kali

“Hingga kini, sudah lima kecamatan yang kita lakukan penertiban, yaitu, di Lu­buk­sikaping, Bonjol, Panti, Rao, dan Padang Gelugur. Reklame yang ditertibkan itu ke­ba­nyakan reklame rokok,” ujar­nya.

Yusrizal  menyebutkan, reklame yang dilakukan pener­tiban adalah reklame yang memang tidak membayar pajak dan tak berizin.

Baca Juga : Diskominfo Solok Selatan Jalin Kebersamaan dengan Awak Media

“Puluhan reklame rokok yang ditertibkan  itu, semuanya tidak punya izin, serta tidak membayar retribusi ke pe­merintah daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan, penertiban akan rutin dilakukan. Sehingga tidak ada lagi reklame ileggal beredar di daerah itu. Selain itu, pendapatan asli daerah (PAD) juga dapat dioptimalkan.

“Jadwalnya kita rencanakan setiap dua kali sebulan dan setiap kecamatan disesuaikan dengan jadwal yang dite­tap­kan,” tandas Yusrizal. 

Sementara itu, Kasi Ops Zulfahmi menambahkan, rek­lame yang tidak memeliki izin serta tidak membayar retribusi dibuka paksa karena telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2011 tentang pajak daerah.

“Selain itu, juga Perda Nomor 12 tahun 2003 tentang ketentraman dan ketertiban umum. Sebanyak 56 jenis reklame tidak mengantongi izin dan langsung dicabut,” kata Zulfahmi.

Reklame itu, kata dia, umum­nya terpasang di tempat yang terlarang seperti, tiang lampu penerangan jalan, pohon kayu, jembatan penyeberangan di Tugu perjuangan Lu­buk­sikaping.

“Bagi perusahaan yang ingin memasangkan iklannya terlebih dahulu harus mengurus izin ke Kantor ýKP2TM Pasa­man, dan membayar retribusi ke Dinas Pengelolaan Keua­ngan Daerah dan Aset (DP­PKA) Pasaman,” ujarnya.

Hingga akhir Mei  2016 ini, Satpol PP Pasaman sudah berhasil  menertibkan sebanyak 200 reklame ileggal, karena tidak membayar retribusi ke pemerintah daerah setempat. (h/yud/hel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]