Konsep Minang Mart tak Jelas


Kamis, 16 Juni 2016 - 03:32:16 WIB
Konsep Minang Mart tak Jelas

PADANG, HALUAN – Pengusaha ritel Sumbar tidak melihat kalau Minang Mart (MM) sebuah ancaman bagi usaha ritel di Sumbar. Namun,  mereka melihat tak ada kejelasan konsep dalam program MM ini.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Sumbar, Guspardi Gaus kepada media menuturkan kalau pertemuan ini dilakukan secara internal dengan sejumlah asosiasi yang bergerak di bidang ritel dan distributor. Topik yang diangkat dalam pertemuan ini yaitu konsep Minang Mart.

“Mereka melihat kalau MM bukan lah sebuah ancaman, namun mereka menilai MM belum punya konsep yang matang,”kata Guspardi Gaus saat pertemuan dengan belasan pengusaha ritel Rabu (15/6), di Gedung DPRD Sumbar.

Bahkan dari hasil pertemuan, analisa penggunaan tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) malah membuat rencana ini tidak akan jalan. Dengan keterlibatan PT Grafika, dianggap tidak me­miliki pengalaman dan bidang usaha soal ritel. “Belum lagi, rekomendasi perusahaan ini dari DPRD untuk dilakukan dili­kuidasi,”ujarnya.

Begitu juga Bank Nagari yang katanya membantu permodalan dengan bunga 7 persen. Secara logika usaha, memberikan bunga dibawah 10 persen adalah hal yang tak mungkin. “Secara nasional ini pernah dicoba tapi gagal,” terangnya.

Menurut Guspardi dalam usa­ha ada proses, jika ada usaha yang tak berjalan dengan baik maka terjadi tunggakan, lalu pinjaman tak bisa dibayar sehingga yang rugi adalah perusahan penjamin kredit yakni PT Jamkrida.

“Para pengsuaha ini melihat ada kepentingan sekelompok perusa­haan pemasok. Perusahaan pemasok ini tak memiliki risiko. Pada akhir­nya tiga BUMD inilah yang menga­lami kerugian.  Kami pengsuha tak melarang, namun kami melihat konsepnya tak jelas,” katanya.

Sebelumnya, Sepriadi, Ketua Forum Komunitas Pedagang Ritel Sumbar mengatakan, sebelum Minang Mart dilaksanakan, ia menyarankan kepada Pemprov Sumbar untuk menyiapkan tata kelola pendirian toko ritel di Sumbar. Tata kelola itu berbentuk payung hukum, misalnya seperti Peraturan Daerah.

“Selama ini, aturan tersebut belum ada sehingga toko swalayan besar berdiri deka toko kecil. Dampaknya, toko kecil mati karena kalah bersaing,” ujarnya pada sebuah diskusi public di Padang Business Forum

 Ia mengatakan, pihaknya ti­dak bicara setuju atau tidak dengan Minang Mart, tapi mem­bicarakan konsep Minang Mart. Ia berpendapat, kalau konsep Minang Mart tak jelas, dikha­watirkan apabila rencana Pem­prov Sumbar melalui tiga BUMD, yakni Bank Nagari, PT Jamkrida, dan PT Grafika, Minang Mart diambil alih oleh pihak lain yang menjadi pemodalnya. (h/isr/dib)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 26 April 2017 - 09:04:21 WIB

    Pemko Padang Canangkan Konsep Sekolah Shelter

    Pemko Padang Canangkan Konsep Sekolah Shelter PADANG, HALUAN -- Pemerintah Kota Padang saat ini sedang merancang konsep tentang pembangunan sekolah shelter. Konsep sekolah shelter tersebut nantinya akan dibangun pada daerah-daerah zona merah terutama disepanjang pesisi.
  • Senin, 24 April 2017 - 14:32:30 WIB

    Sekolah di Padang Bakal Pakai Konsep Shelter

    Sekolah di Padang Bakal Pakai Konsep Shelter PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Kondisi Kota Padang yang rawan bencana, membuat pemerimtah harus memikirkan keselamatan warganya ketika terjadi gempa yang berpotensi tsunami..
  • Jumat, 11 November 2016 - 00:35:13 WIB

    Wisata Halal Sejalan dengan Konsep ABS-SBK

    PADANG, HALUAN — Adat dan budaya Minangkabau yang memegang erat falsafah adat basandi syarak, sarak basandi kitabullah (ABS-SBK), sudah mengenal lama tentang halal terkait dengan semua aktivitas sosial dan budayanya. Agama .
  • Senin, 18 April 2016 - 04:16:03 WIB

    Revitalisasi Pasar Raya Berkonsep Religi

    Revitalisasi Pasar Raya Berkonsep Religi PADANG, HALUAN—Di sela-sela membenahi Pantai Padang, Pemerintah Kota Padang juga terus membenahi Pasar Raya Padang. Dengan revitalisasi Pasar Raya, diharapkan nantinya pengunjung akan merasa aman, nyaman, tertib dan bersih .
  • Ahad, 21 Juni 2015 - 18:48:18 WIB

    Konsep Ranperda Nagari Tak Duduk

    Ranperda Nagari kini sedang dibahas DPRD Sumbar. Berbagai kalangan menilai konsep Ranperda ini tidak duduk dan perlu disempurnakan dengan menerima masukan dari berbagai pihak.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM