Ketua DPRD Padang Panjang ‘Gerah’

Oknum Anggota Dewan Main Proyek


Senin, 20 Juni 2016 - 22:56:30 WIB
Oknum Anggota Dewan Main Proyek 20 orang anggota DPRD kota padang panjang saat dilantik dan diambil sumpahnya, November 2014 lalu. Kini, lembaga wakil rakyat terhormat itu, tengah digoyang isu tak sedap, terkait adanya oknum anggota dewan yang bermain proyek.

PADANG PANJANG, HALUAN — Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Asril Kasuma mengaku ‘gerah’ dan berjanji tidak akan melin­dungi anggota dewan yang bermain proyek. Pernyataan tersebut mengemuka pada acara buka bersama yang dilanjutkan dengan jumpa pers di ruang kerja Sekwan, Minggu (19/6).

Kegerahan Asril Kasuma memuncak ketika salah seo­rang wartawan memperta­nyakan terkait beredarnya rumor bahwa banyak oknum anggota dewan yang meng­giring proyek, dengan cara menekan SKPD untuk mem­berikan proyek kepada reka­nan tertentu dengan hitung-hitungan tersendiri.

Baca Juga : Hadiri Pelantikan PCNU Pasaman, Ini Pesan Bupati Benny Utama

“Saya dan wakil ketua bingung juga, kita itu kebagi­an apa. Dan tentunya tidak semua anggota dewan yang main proyek. Dan bila ternya­ta ada yang main proyek, saya tidak akan melindungi,”  ka­tanya.

Mendengar ungkapan Ketua DPRD Asril Kasuma itu, beberapa wartawan me­nilai, jika kalimat “tidak semua anggota dewan yang main proyek”, secara implisit menunjukkan bahwa sang ketua mengetahui bahwa memang ada oknum ang­gotanya yang bermain proyek. “Itu artinya memang ada yang main proyek, tapi tidak semua,” timpal warta­wan menyampaikan.

Baca Juga : PCNU Pasaman Periode 2020-2025 Dilantik, Sederet Tugas Berat Menanti

Sementara itu beberapa rekanan yang tidak memiliki kedekatan dengan anggota dewan, meminta agar ketua DPRD tidak berkilah. “Se­mua orang tahu kok,  jika ada oknum anggota dewan yang bermain proyek. Bahkan ada juga pejabat. Mana mungkin ketua tidak tahu. Kalau tahu dibilang tidak tahu, itu dosa,” ujar salah seorang rekanan yang tidak bersedia namanya ditulis.

Dikatakan, umumnya kegia­tan pengadaan maupun kegiatan fisik yang ber­sum­ber dari Anggaran Penda­patan dan Belanja Daerah (APBD) yang bersifat penun­jukan langsung (PL), keba­nyakan digiring oleh oknum anggota dewan. “Bahkan kegiatan yang harus ditender pun tidak luput dari permai­nan,” kata­nya menambahkan. (h/one)

Baca Juga : BPBD Kota Pariaman Terima Bantuan Logistik Bencana dari BNPB Pusat

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]