Pariwisata Kota Pariaman Punya Nilai Lebih


Rabu, 22 Juni 2016 - 03:29:46 WIB
Pariwisata Kota Pariaman Punya Nilai Lebih WAWAKO, Sekda dan pengurus Masjid Raya Jati menerima bantuan dari Sekda Prov Sumbar, Ali Asmar.

Pariaman, Haluan — Untuk meningkatkan pertum­buhan perekonomian Su­matera Barat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabu­paten dan Kota bersinergi menggalakkan pariwisata, sekaligus menjaga ke­nya­manan berkunjung ke objek wisata yang ada di Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan oleh  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Ali Asmar, saat berkunjung ke Masjid Raya Jati, Desa Jati Mudik, Kecamatan Pariaman Te­ngah, dalam silaturahmi Ra­madhan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat, Kamis malam (16/6).

Baca Juga : Tegas! Bupati Sutan Riska Larang ASN Mudik

“Kota pariaman memiliki kelebihan dari daerah lain dalam peningkatan kun­ju­ngan pariwisata yaitu adanya Kereta Api, tak ada daerah lain di Sumatera Barat yang kawasan wisatanya dilalui transportasi kereta api,” kata Ali Asmar.

Khusus transportasi ke pulau Angso Duo menurut Ali Asmar perlu diawasi, agar pengunjung merasa nyaman dan terlindungi, termasuk tarif parkir.

Baca Juga : Kabupaten Dharmasraya Kembail Raih Predikat WTP Keenam Kali

“Sebagai Kota yang me­ng­andalkan pariwisata, perlu dijaga keamanan dan ke­nyamanan pengunjung, baik transportasi ke pulau maupun ketertiban parkir, termasuk harga,” ucapnya.

Berkaitan dengan nar­koba, ia mengimbau agar perlunya pengawasan orang tua, Presiden Jokowi sudah menyatakan bahwa indonesia darurat Narkoba, anak yang sudah masuk dalam lingkaran narkoba susah untuk diatasi, obatnya tiada lain adalah mati.

Dibidang pendidikan, kata Ali Asmar Pemerintah Propinsi menyediakan be­asiswa untuk anak-anak yang masuk perguruan tinggi, Pemerintah daerah harus mempersiapkan siswanya untuk dapat bersaing masuk perguruan tinggi karena k­e­ter­sediaan bangku di Pergu­ruan tinggi sangat terbatas.

“Lulusan SMA harus mam­pu bersaing menda­patkan kuliah di perguruan tinggi, perbandingan keter­sedian bangku dengan jumlah calon mahasiswa 1 : 20,” Ungkap Sekda Propinsi Su­matera Barat.

Sebelumnya, Wakil Wali­kota Pariaman, Genius Umar, dalam sambutanya me­nga­takan bahwa dalam mening­katkan endidikan, Pe­merin­tah Kota Pariaman telah memprogramkan Wajib bela­jar 12 tahun dan menye­diakan 9 bus sekolah gratis dan meningkatkan mutu pen­didikan melalui full day school.

“Kota Pariaman telah menerapkan Wajib belajar 12 tahun sejak 6 tahun yang lalu ketika Pemerintah pusat dan propinsi masih menerapkan kebijakan wajib belajar 9 tahun, sekarang kita akan mene­rapkan pendidikan full day school melalui Dinas Pen­didikan Kota Pariaman”, Tutur Genius ketika mela­porkan program pemba­ngu­nan Kota Pariaman kepada Sekda Pro­vinsi Sumatera Barat.

Penerapan pendidikan Full Day School menurut Genius, kolaborasi antara pendidikan formal disekolah dilanjukan dengan pen­didi­kan agama dimasjid yang dikoordinir langsung oleh Dinas pendidikan sehingga anak didik memiliki Iptek dan Imtaq secara bersamaan, tutupnya.

Rombongan tim silatu­rahmi ramadhan Propinsi Sumatera Barat yang lang­sung diketuai oleh Sekretaris Daerah Propinsi Sumatera Barat, Ali Asmar membe­rikan bantuan sebesar 20 juta rupiah dan 3 gulung Tikar Salat kepada Pengurus Masjid Raya Jati, Desa Jati Mudik, Kecamatan Pariaman Tengah. (h/rel/hel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]