Pemprov Ancam Cabut Izin Galian C


Rabu, 22 Juni 2016 - 04:36:43 WIB
Pemprov Ancam Cabut Izin Galian C Ilustrasi.

PADANG, HALUAN — Pem­prov Sumatera Barat bakal me­nindak semua tambang ga­lian C ilegal jelang libur lebaran ini. Kalaupun sudah memiliki izin, tapi menya­lahi aturan dan tidak mem­per­­hatikan lingkungan, te­tap ditindak, izinnya dica­but.

“Pekan ini dan seterus­nya, kami melakukan penge­cekan titik-titik penam­bangan galian C, baik yang memiliki izin tambang mau­pun yang ilegal. Sudah kami mulai di bantaran Batang Anai, Lubuk Alung, Padang Pariaman,” kata Gubernur Irwan Prayitno, Selasa (21/6).

Baca Juga : Kota Padang Punya Kran Air Siap Minum, Ini Lokasinya

Ditegaskannya, bagi se­ti­ap penambangan ilegal, di­per­suasikan untuk meng­hen­tikan aktivitasnya. Ke­mu­dian harus mempersiap­kan penga­juan izinnya. Se­men­tara, bagi pemegang izin tambang yang melakukan penambangan di luar area izin tambang, dipe­ringatkan untuk melakukan kegi­atan­nya sesuai lokasi yang diten­tukan.

Bagi pemegang izin yang a­kibat dari aktivitas pertam­bang­annya menim­bulkan de­bu di jalanan yang dilin­tasi armadanya. Dikenakan kewa­jiban untuk secara pe­rio­dik melakukan penyi­raman jalan di musim kema­rau.

Baca Juga : Perumda AM Kota Padang Targetkan Penurunan Kebocoran Air 1-2 % Tahun 2021

Namun lanjutnya, bagi pemegang izin tambang dan penambang ilegal yang su­dah mendapat peringatan, tetapi tetap melakukan akti­vitasnya yang melanggar. Maka dari Pemprov akan membatalkan izin tambang yang bersangkutan.

Kemudian melimpahkan laporan terkait hal tersebut ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum.

Baca Juga : Perumda AM Kota Padang Genjot Kapasitas Produksi Air Bersih 50 Liter Per Detik

Saat ini sudah diproses peralihan kewenangan kabu­paten kota ke provinsi dalam hal perizinan pertambangan dan galian. Pengajuan izin baru akan diperketat eva­luasi syarat-syarat prosedur dan analisa dampak ling­kungannya.

Hingga saat ini, terdapat 360 Izin Usaha Pertam­bang­an (IUP), hasil evaluasi awal 135 IUP dinyatakan tidak bermasalah atau Clear and Clean (CnC). Sisanya, seba­nyak 225 IUP dinyatakan bermasalah. Dari jumlah tersebut sebanyak 123 IUP digunakan untuk pertam­bangan logam dan batubara dan 102 IUP untuk galian C.

Baca Juga : Lanjutkan Program MBR, Perumda AM Kota Padang Tawarkan 5.000 SR Tahun Ini

Khusus IUP bagi pertam­bangan logam dan batubara yang bermasalah itu, seba­nyak 43 IUP dikategorikan bermasalah berat, 10 IUP berkategori sedang, dan 11 IUP berkategori ringan. Dari evaluasi mendalam sudah mencabut izin 51 IUP yang dinyatakan tidak CnC.

“lingkungan hayati baik air dan tanah wajib kita jaga bersama, karena dampak akibat kerusakannya akan kembali dirasakan oleh ma­sya­rakat. Kami mohon du­kungan,” harapnya. (h/ows)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]