Mendes PDTT Marwan Jafar: Dana Desa Bisa untuk Antisipasi Bencana


Kamis, 23 Juni 2016 - 04:18:22 WIB
Mendes PDTT Marwan Jafar: Dana Desa Bisa untuk Antisipasi Bencana Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Marwan Jafar memberikan arahan ketika meninjau beberapa desa yang terkena bencana di Purworejo.

Jakarta, Haluan — Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Marwan Jafar meminta agar dana desa bisa digunakan untuk mengantisipasi bencana.

“Bencana alam ini harus direspon dengan cepat. Sete­lah identifikasi dan eva­kuasi korban, masyarakat dapat menggunakan dana desa untuk membenahi dan membangun infrastruktur desa, terutama tanggul pena­han longsor dan mem­ba­ngun saluran air agar tidak terjadi banjir, “ ujar Marwan di Jakarta, seperti dilansir antara kemarin.

Baca Juga : Kenaikan Cukai Dinilai Pemicu Peredaran Rokok Ilegal

Dia menjelaskan mem­bangun dan membenahi Infrastruktur desa yang ru­sak akibat bencana itu masuk dalam prioritas.”Ini sudah kita atur dalam Permendesa No. 21/2015 tentang Pene­tapan Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2016,” tambah dia.

Dalam Permendesa terse­but tertera bahwa salah satu prinsip penggunaan dana desa adalah mendahulukan kepentingan desa yang lebih mendesak, lebih dibu­tuh­kan dan berhubungan lang­sung dengan kepentingan sebagian besar masyarakat desa.”Bencana alam yang menimbulkan kerusakan infrastruktur adalah sesuatu yang mendesak untuk dibe­nahi. Jadi masuk dalam prioritas dana desa. Jalan desa, gorong-gorong, sani­tasi air, maupun tanggul penahan banjir yang rusak harus dibangun kembali. Tentunya dengan penataan baru yang lebih baik dan tahan terhadap bencana,” jelas dia.

Baca Juga : Kapolri Listyo Sigit Tepati Janji, Ambroncius Nababan Ditahan Terkait Ujaran SARA ke Natalius Pigai

Tokoh asal Pati, Jawa Tengah ini sangat berbela sungkawa atas bencana yang terjadi di Purworejo. Dia pun mengingatkan perlunya desa siaga bencana, mengingat banyaknya desa yang rawan bencana. Bukan hanya mu­sim hujan yang kerap terjadi banjir atau longsor.

Pada musim kemarau, banyak juga desa yang keke­ringan dan kebakaran hutan. Wilayah-wilayah seperti ini harus membangun dengan program yang siaga ben­cana. ”Bencana alam yang terjadi itu bisa karena murni ben­cana alam, bisa juga karena ada sumbangsih faktor ma­nusia yang kurang ber­saha­bat dengan lingkungan. Tapi dua-duanya ini bisa dihin­dari dengan membangun infrastruktur yang lebih kuat dan tahan bencana,” imbuh Menteri Marwan.

Baca Juga : Begini Duduk Perkara Sandi vs Putra Nababan Gegara Lari Pagi

Lebih jauh ia meminta agar desa-desa membuat perencanaan pembangunan dengan baik sehingga peng­gunaan dana desa benar-benar sesuai kebutuhan dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (h/dn/*)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]