Jalur Mudik Lebaran

Jalan Tapan-Sungai Penuh Masih Parah


Kamis, 23 Juni 2016 - 04:49:45 WIB
Jalan Tapan-Sungai Penuh Masih Parah KONDISI jalan Tapan-Sei Penuh Jambi.

PAINAN, HALUAN — Perantau yang ingin pulang ke Pessel melalui jalur Sungai Penuh (Provinsi Jambi) - Tapan harus ekstra hati-hati. Ruas jalan yang meng­hubung­kan dua provinsi itu selain mem­prihatinkan juga rawan longsor.

Syahbunan Rici Tokoh Ma­syarakat Tapan Rabu (22/6) me­nyebutkan, kerusakan jalan Tapan - Sungai Penuh telah berlangsung lama. Kerusakan terhebat ditemui selepas perbatasan Sumbar - Jam­bi. Lubang - lubang besar me­nganga menyambut pengguna jalan. Sementara jalan tersebut saban hari digunakan warga dari dua provinsi.

Baca Juga : Sebanyak 1805 Nakes di Kabupaten Pessel Ditargetkan Selesai Divaksin Januari 2021

Menurutnya, di titik lainnya yakni di beberapa pinggir jalan, juga banyak ditimbun material longsor. Material berupa tanah dan batu menimbun saluran air dan bahu jalan. Tidak hanya itu dinding tebing juga kelihatan banyak yang labil dan mengancam pengguna jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pessel Era S menyebutkan, jalan tersebut memang kondisinya mem­prihatinkan. Menurutnya, jalan sepanjang 60 Km itu merupakan wewenang dua provinsi.”Khusus bagian wilayah Sumbar, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi setiap tahunnya selalu melakukan per­baikan,” katanya menjelaskan.

Baca Juga : Update Kasus Covid-19 di Kabupaten Pessel, 12 Positif dan 2 Sembuh

Dikatakannya, sisanya yang se­dang mengalami rusak berat me­ru­pakan wewenang Provinsi Jambi. Se­mentara diwilayah Pessel hanya ada beberapa titik ruas jalan yang rus­ak.

Ia mengimbau, warga yang memanfaatkan jalan tersebut untuk berhati hati. “Jalan Tapan - Sungai Penuh memang banyak titik yang rawan longsor, belum lagi kondisi badan jalan yang buruk,” katanya.

Baca Juga : BMKG: Cuaca di Sejumlah Wilayah Sumbar Merata Hujan Ringan Siang-Sore Ini

Mulsatri (36), warga Pessel yang sedang melintas meng­gu­nakan truk menyebutkan, jalan rusak yang terjadi di lintasan Pessel – Kerinci sudah lama. Kerusakan itu menurutnya seperti dibiarkan pemerintah, padahal jalan tersebut sangat berperan untuk pere­ko­nomian kedua daerah. “Yang saya tahu, semenjak menjadi kondektur bus 20 tahun lalu, jalan disini tidak pernah diperbaiki, kecuali di wilayah Pessel. Jalan setiap hari terus dilindas kendaraan, sehingga kerusakan terrjadi,” katanya.

Ia berharap, pemerintah segera memperbaikinya, karena jalan ini menjadi jalur penting bagi Pessel dan Muko Muko Provinsi Beng­kulu. (h/har)

Baca Juga : Cuaca Hari Ini di Objek Wisata Sumbar, Sebagian Besar Hujan Ringan

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]