RPJMD 2016-2021 Pasaman dibahas Dalam Musrenbang


Jumat, 24 Juni 2016 - 04:51:40 WIB
RPJMD 2016-2021 Pasaman dibahas Dalam Musrenbang Bupati Yusuf Lubis saat memberikan arahan pada acara Musrembang RPJMD Kabupaten Pasaman, tahun 2016-2021. (YUDI)

PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman, gelar musyawarah perencanaan pem­bangunan daerah (Musrenbang), Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2016-2021. Kamis (23/6) bertempat di Gedung Syamsiar Thaib, Lubuksikaping.

Musrembang diikuti seba­nyak 200 orang peserta, berasal dari berbagai elemen, seperti pimpinan DPRD, unsur Mus­pida, perwakilan masyarakat, perguruan tinggi, perusahaan, LSM, para kepala SKPD, Ca­mat dan Walinagari. Turut hadir, Sekda A Syafei Siregar, para asisten dan staf ahli, Kepala Bappeda Pasbar dan Agam.

Dalam sambutannya, Pa­nitia Musrembang, Mulyatmin menyampaikan, musrembang bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap ran­canangan RPJMD.

Sasarannya, kata dia, ada­nya keterlibatan masyarakat, baik individu maupun kelem­bagaan dalam proses peren­canaan pembangunan daerah.

“Selain itu, juga untuk terkompelasinya kebutuhan pembangunan dari pemkab Pasaman, yang akan dibiayai dari bermacam sumber dana,” katanya.

Sementara Bupati Pasa­man, Yusuf Lubis mengatakan, sebelum pelaksanaan mus­rembang RPJMD, pihaknya sudah terlebih dahulu menye­lenggarakan konsultasi publik bersama sejumlah tokoh ma­syarakat Pasaman di daerah rantau.

“Kita sudah gelar konsultasi publik terhadap RPJMD tahun 2016-2021, beberapa hari lalu, bersama para tokoh-tokoh masyarakat dirantau, seperti di Padang dan para perantau Jabodetabek, Bandung dan Yogyakarta,” kata Yusuf Lubis.

Ia menyebutkan, hal itu bertujuan untuk melibatkan semua pihak yang peduli agar berkontribusi memberikan ide, gagasan serta pemikiran de­ngan kabupaten Pasaman, da­lam merencanakan pemb­angu­nan di daerah itu untuk lima tahun mendatang.

“Diharapkan RPJMD yang ditetapkan nantinya dapat men­jadi pedoman yang utuh dalam membuat kebijakan pembangu­nan di Pasaman yang kita cintai, dalam rangka terwu­judnya masyarakat sejahtera, agamis dan berbudaya,” ujar­nya.

Dalam RPJMD itu, kata Yusuf Lubis, tertuang sejumlah program prioritas pemba­ngu­nan lima tahun ke depan. Se­perti, pembangunan Islamic centre, pondok pesan­tren mo­dern, pembangunan Rumah Sakit Umum, Sport Centre, pembangunan per­pustakaan daerah yang refre­sentatif, men­dirikan perguruan tinggi.

Selanjutnya, pembukaan dan peningkatan jalan yang menghubungkan Pasaman de­ngan kabupaten tetangga, dian­taranya ruas jalan Bonjol-Suliki (50 kota), lanjutan ruas jalan Rao-Rokan Hulu (Riau), Ruas jalan Rao Utara-Sibuhuan (Pa­dang Lawas), Duokoto-Sim­pang Banyak (Madina), Duo­koto-Rabi Jonggor (Pasb­ar).

Selanjutnya, peningkatan produksi padi melalui cetak sawah baru dan peningkatan irigasi, menjadikan daerah bonjol sebagai pusat kebu­dayaan dan wisata, pengem­bangan wisata alam Rimbo Panti.

Pelaksanaan musrembang ini, kata Yusuf Lubis, sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan [email protected] Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tatacara penyusunan, pengen­dalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.

“Disitu dijelaskan bahwa pemda diwajibkan menyusun RPJMD berdasarkan visi misi bupati dan wakil bupati ter­pilih,” katanya.

Dalam penyusunan ran­canangan RPJMD ini, Pemkab Pasaman melibatkan sejumlah tim ahli, berasal dari para akademisi dan tokoh lainnya, seperti Prof Dr Yasri, MS, Dr Yasrul Huda, Maslan Nasution, M. Taufik, Dr Yahya, Dr Har­disman, Dr Ir Nursal Jalid, Hendri Candra Mayana, MT. (h/mg-yud)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]