Bukittinggi Optimis Kembali Raih Penghargaan WTN


Jumat, 24 Juni 2016 - 05:30:01 WIB
Bukittinggi Optimis Kembali Raih Penghargaan WTN

BUKITTINGGI, HALUAN — Pemko Bukittingi bertekat kembali untuk mempertahankan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN), yang telah diraih secara berturut-turut pada tahun 2013 dan 2015.

“Penghargaan WTN ha­rus kita pertahankan. Dan kita optimis tahun ini Pemko Bukittinggi mampu meraih kembali penghargaan da­lam pengelolaan dan pena­taan transportasi lalu lintas ini,” ujar Walikota Bukit­tinggi, Ramlan Nurmatias saat ekpos dihadapan rom­bong­an tim penilai WTN yang dipimpin Yusuf Nug­roho, Kamis (23/6) di Aula Balaikota.

Baca Juga : ASN Terlibat Kasus Pemerkosaan di Bukittinggi, LKAAM: Kalau Perlu Dipermalukan saat Upacara

Ekpos yang disampaikan walikota itu, dalam rangka penilaian WTN tahap tiga yang dilakukan oleh tim penilai. Di mana Bukittinggi telah memasuki tahapan pe­nilaian ketiga, yaitu penilaian komitmen kepala daerah dalam pengembangan dan pembangunan transportasi.

Dalam ekpos yang di­sam­paikan Ramlan mengatakan,  pada tahun ini pemko tengah berupaya menyelesaikan per­maslahan transportasi yang selama ini dihadapi Bukit­tinggi. Untuk masalah parkir, telah teratasi dengan ke­be­radaan dua gedung parkir yang representative, yakni gedung parkir di jalan Pe­rintis Kemerdekaan dan Ge­dung Parkir Gloria Pasar Atas untuk sepeda Motor. Selain itu, juga mememiliki satu pelataran parkir khusus bus pariwisata yang ber­tem­pat di Kodim 0304/Agam.

Baca Juga : Pembangunan Kantor Nagari, Walnag Sikucua Tangah Ajukan Proposal ke Kemendes

“Dengan keberadaan tiga gedung parkir yang re­pre­sentatif ini, maka ke­se­ma­rau­tan parkir yang terjadi selama ini, terutama yang terjadi saat musim liburan  akan dapat teratasi,” terang Ramlan.

Sementara untuk ter­minal, Bukittinggi memiliki dua terminal, yaitu terminal tipe A Simpang Aur dan terminal tipe C Pasar Banto. Untuk terminal Pasar Sim­pang Aur yang terletak ber­dampingan dengan pusat perdagangan Aur Kuning. Untuk saat ini, pemko telah berhasil me­lakukan pe­ner­tiban dan men­sterilkan ter­minal dari pe­dagang kaki lima. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan ba­gi masyarakat yang meng­gu­­na­kan fasilitas umum tersebut.

Baca Juga : Asah Kemampuan, Puluhan Personel Ditlantas Polda Sumbar Latihan Menembak

“Kita akan melakukan penataan terminal Simpang Aur secara maksimal. Hal tersebut dilakukan guna me­m­berikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dan pengunjung,” ujarnya.

Terkait dengan angkutan kota, menurut Ramlan, Bukit­tingi dilayani oleh 24 trayek dengan berbagai jurusan dalam kota dengan jumlah angkutan kota sebanyak 539 kendaraan. Angkot yang se­karang ini bernaung di bawah tiga  koperasi angkutan, yaitu Koperasi Ikabe, Koperasi Kopajag dan Koperasi Mersi. Selain itu, juga didukung oleh beberapa trayek angkutan perdesaan (Aangdes) dari daerah tetangga.

Baca Juga : Penandatanganan Pakta Integritas bagi Calon SIPSS, Ini Pesan Kapolda Sumbar

Ketua Tim Penilai, Yusuf Nugroho mengakui, tahun ini Bukittinggi mengalami ba­ny­ak perubahan positif dalam pengelolaan sistem trans­portasi. Ia menilai, Bukit­tinggi telah layak disetarakan dengan kota-kota besar di Indonesia dalam pem­bangu­nan transportasi.

Dikatakannya, ke­mam­puan pemko untuk mengem­balikan fungsi terminal Sim­pang Aur sebagaimana mesti­nya harus dipertahankan. Sejalan dengan itu, juga harus dilakukan perbaikan-per­bai­kan fasilitas pendukung di dalamnya.

Untuk tahun 2016, Yusuf berharap Bukittinggi yang telah tiga tahun berturut-turut berhasil meraih penghargaan WTN kategori tertib lalu lintas, juga dapat kembali mendapat penghargaan ber­gengsi dalam bidang penge­lolaan sistem transportasi tersebut. Tidak hanya pada kategori lalu lintas, tapi juga pada kategori angkutan umum. (h/tot)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]