Pemko Bukittinggi Serahkan Tunjangan Operasional Guru


Jumat, 24 Juni 2016 - 05:31:07 WIB
Pemko Bukittinggi Serahkan Tunjangan Operasional Guru Kabag Kesra Setdako, Iskandar menyerahkan secara simbolis pembayaran tunjangan operasional guru MDA, TKQ, TPQ, TPSA, ponpes, serta garin masjid dan musala se-Kota Bukittinggi. (RUDI GATOT)

BUKITTINGGI, HALUAN — Pemko Bukit­ting­gi me­la­lui Bagian Kesejahteraan Rak­yat (Kesra) Setdako, serahkan pem­bayaran tunjangan operasional untuk guru MDTA, TPQ, TKQ, TPSA, pondok pesantren dan garin masjid/musala se-Kota Bukittinggi.

Pembayaran tunjangan ope­rasional tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Bagian Kesra, Iskandar di Au­ditorium Perpustakaan Bung Hatta Bukittinggi, Kamis (23/6.) Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Wakil Walikota, Irwandi dan Kepala Kemenag Kota Bukittinggi, M Nur.

Baca Juga : Gandeng ACT, Pemprov Sumbar Kirim Ribuan Ton Bantuan Pangan ke Sulbar dan Kalsel

Iskandar dalam laporannya mengatakan, untuk semester pertama tahun 2016, Pemko Bukittinggi menyerahkan pem­bayaran tunjangan operasional atau dana insentif kepada 529 guru MDA, TKQ, TPQ, TPSA/pondok pesantren, serta garin masjid dan musala se-Kota Bukittinggi.

Pembayaran tunjangan ter­sebut dengan rincian 153 guru TPQ, TKQ, TPSA, 224 guru MDTA, 15 guru pondok pe­san­tren dan 137 garin masjid dan musala. Pembayaran dana in­sentif untuk periode pertama ini diserahkan untuk enam bulan terhitung dari  Januari sampai Juni 2016. Masing-masingnya akan menerima Rp500.000 perbulan dikali selama enam bulan potong pajak.

Baca Juga : Jabatan IP Segera Berakhir, Kemendagri Belum Tetapkan Pjs Gubernur Sumbar

“Jadi total anggaran untuk semester I yang kita serahkan untuk 529 guru-guru ini adalah sebesar Rp1.587.000.000. Dana insentif guru tahun ini me­ning­kat dibanding tahun lalu, yang hanya sebesar Rp300.000 per­bulan. Dan sekarang mereka menerima Rp500.000 per­bu­lan,” terang Iskandar

Menurutnya, yang menerima tunjangan operasional tersebut adalah guru dan garin yang telah didaftar pada tahun sebelumnya. Minimal mereka telah bertugas sejak November 2015 dengan data dan nomor rekening yang lengkap.

Baca Juga : Jabatan Gubernur Sumbar Berakhir 12 Februari 2021

Sedangkan bagi mereka ya­ng masuk pada tahun 2016, minimal mereka  telah bertugas sejak Januari. Jika sebagian mereka ada yang pindah, maka pergantian baru bisa dimasukkan pada tahun 2017. Usai dilakukan pe­nanda­tangan am­prah­nya, maka dana insentif tersebut akan dikirim ke rekening mereka masing-masing,” jelas Ikandar. (h/tot)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]