Efi Yandri: Membina Keluarga dengan Ilmu Agama


Sabtu, 25 Juni 2016 - 02:43:35 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Efi Yandri: Membina Keluarga dengan Ilmu Agama Drs. Efi Yandri, M.Si.

Membina keluarga dengan ilmu agama sebagai modal untuk kehidupan akhirat dan dengan seni hidup lebih indah dan berwarna. Demikian diucapkan pria yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Solok Selatan (Solsel), Drs. Efi Yandri, M.Si.

Ia terbilang salah satu pejabat di Solsel yang multi talenta. Betapa tidak, selain bekerja  sebagai abdi negara, pria yang akrab disapa Epi tersebut juga mahir dalam menulis dan menyanyi. Da­lam menulis ia telah berhasil menerbitkan dua buah buku yang berhasil dipasarkan di salah satu toko buku ter­kemuka di Indonesia.

Epi yang memulai karir sebagai pegawai negeri pada 1989 pertama kali bertugas di Kabu­paten So­lok. Be­be­rapa ta­hun setelah bekerja sebagai abdi negara Ia mem­persunting wanita pujaan hatinya, Naimah Susilawaty Zen, SH yang saat ini bekerja di Polres Solsel.  Kemudian pada 2004 ia pindah ke Solsel.

Nah, saat memulai tugas di Solsel, Epi merasakan perlunya membagikan pe­ngetahuan yang ia miliki melalui tulisan. Di 2014 itu ia menuliskan Buku Pintar Banagari yang merupakan salah satu acuan seputar pemerintahan nagari. “Buku tersebut terbit pada 2005 di toko buku terke­muka,” te­rang alumni Magister Uni­versitas Padjadjaran Ban­dung itu.

Buku kedua yang ber­hasil Epi tulis dengan Judul Gamawan:  Ide, Visi dan Pemikirannya yang ia tulis sebagai salah satu motivasi untuk kepemimpinan yang ia ketahui dari mantan Men­teri dalam negeri era SBY itu.

Untuk bidang musik, Epi telah merampungkan tiga album dan akan me­rampungkan album ke em­pat. “ Ya, jiwa seni tanpa disadari membuat kita lebih enjoy dalam beker­ja,” tu­turnya.

Baginya, pengetahuan agama merupakan modal dalam mendidik anak-anak.  Ia lebih memilih menye­kolahkan dua orang put­ranya di sekolah agama. Saat ini kedua putranya ber­seko­lah di salah satu Madrasah di Solsel. “Kami sekeluarga rutin mengaji setiap habis salat Magrib di ru­mah,” katanya pada Haluan, Kamis (23/6).

Untuk meningkatkan motivasi belajar buah hati, ia selalu memberikan reward jika berprestasi di sekolah. “Mereka belajar tidak ada paksaan dari kami, murni kesadaran mereka sendiri. Tapi dengan memberian re­ward berupa wisata keluar provinsi, mereka ter­mo­tivasi. Ternyata cara tersebut ber­hasil. Alhamdulillah ke­dua anak saya selalu men­dapatkan juara di seko­lahnya,”ujar pria jebolan APDN 1991 itu.

Bakat seni dalam diri Epi lebih banyak turun pada putra bungsunya.Seperti, melukis, hobi fotografer dan menyannyi.

“Baru-baru ini, si bungsu di sekolah juga mancalon  jadi Wakil Ketua OSIS, tapi belum ter­pi­lih,” ungkap mantan Kabag Tata Pe­me­rintahan Solsel ini.

Menurut, Ketua DPD Asati Sumbar, Ade Nusyir­wan sosok Epi yang ia kenal merupakan sosok yang ‘Ke­ep Calm’ dan cenderung polos serta tulus. “Pe­nga­laman saya orang seni itu orangnya selalu asyik,”tutup Ade.***

 

Laporan : JEFLI



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM