Meluap Hingga ke Jalan

Sampah Masih Jadi Masalah


Sabtu, 25 Juni 2016 - 07:40:24 WIB
Sampah Masih Jadi Masalah Ilustrasi.

PADANG, HALUAN — Persoalan sampah masih menjadi masalah serius di Kota Padang. Pasalnya, tumpukan sam­pah masih menjadi persoalan utama karena kurangnya ke­sadaran masyarakat akan ke­bersihan dan lalainya pihak terkait dalam hal kebersihan ini.

Pantauan Haluan, Jumat (23/6) dibeberapa titik di Kota Padang seperti di Jalan Ujung Tanah dekat jembatan Ma­rapalam terlihat tumpukan sampah masyarakat menjalar hingga ke badan jalan. Padahal, ada dua kontainer yang tersedia untuk menampung sampah masyarakat sebelum dinas kebersihan datang mengangkut.

Kemudian, seperti di Sam­ping Telkom Padang Baru, juga ter­­lihat tumpukan sampah yang me­­rajalela membuat kendaraan yang lewat jadi terganggu serta me­nge­luarkan bau yang tidak se­hat.

Padahal, meski tidak terse­dia kontainer di sana sudah disediakan bak sampah dari beton yang artinya masyarakat bisa memasukkannya ke dalam sebelum diangkut.

Salah seorang pengendara sepeda motor yang melintasi kawasan tersebut merasa ter­ganggu karena tumpukan sam­pah yang sudah lepas dari baknya.

Ia mengatakan selain pe­ngen­dara jalan yang melintas akan terganggu bisa dipastikan udara disekitar area tidak sehat dan menimbulkan penyakit.

Adi (31) pengendara sepe­da motor mengatakan resah dengan keadaan ini.

“Setiap lewat di sini pasti bau sampah sangat meng­ganggu. Seharusnya warga sekitar bisa lebih sadar dan melakukan tindak lanjut de­ngan masalah sampah ini.

Bisa saja dengan mele­takkan kontainer di sini atau bisa juga tidak mem­per­boleh­kan membuang sampah di area ini,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bi­dang Kebersihan Dinas Ke­bersihan dan Perta­manan (DKP) Kota Padang Deny Harzandi menyampaikan bah­wa untuk pengangkutan sam­pah DKP sudah sesuai dengan titik-titik sampah yang akan diambil. Jika sampah tersebut ada yang tidak punya kontainer seharusnya pihak lurah atau pemuka masyarakat bisa me­laporkan ke pihak DKP.

“Yang pertama itu jika sampah sampai meluap hingga ke jalan berarti kesadaran masyarakat yang kurang.

Selain itu, banyak juga kita temukan masyarakat membuat titik sendiri sehingga sampah ada dimana-mana.

Kita berharap adanya kesa­daran masyarakat untuk bisa memasukkan langsung sam­pahnya ke dalam bak atau kontainer. Kemudian kepada pihak berwenang seperti lurah dan pemuka masyarakat bisa mensosialisasikan kepada war­ganya dan bisa juga mela­porkan kepada kita supaya kita bisa mengangkut sampah se­suai laporan yang berada di luar kewajiban,” terangnya. Dika­takan Deny, tugas DKP bukan­lah menyisir sam­pah di tempat-tempat yang tidak pada rutenya.

Kecuali di sepanjang jalan utama dan sesuai dengan lapo­ran warga.  ”Kita berharap antara warga dan petugas DKP bisa saling berkmunikasi dan bekerjasama dengan baik untuk kebersihan Kota Padang,” harap­nya. (h/win)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]