Anak Bakar Ibu Hingga Tewas


Sabtu, 25 Juni 2016 - 07:54:53 WIB
Anak Bakar Ibu Hingga Tewas Pelaku Taufik Hidayat (17) diperiksa di Polsek Tilatang Kamang. (WETRIZON)

Peristiwa tragis terjadi di Agam, tepatnya di Kenagarian Koto Tangah, Tilatang Kamang. Seorang anak tega membakar ibunya hingga tewas. Kuat dugaan pelaku mengalami gangguan mental

AGAM, HALUAN – Diduga mengalami gangguan jiwa, TH (17), warga Jorong Gi­riang-Giriang Kenagarian Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabu­paten Agam nekad mem­bakar ibu kandungnya sen­diri, Eny Dharma (55) hing­ga tewas. Peristiwa meng­gem­parkan itu terjadi Jumat (24/6), sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga : Alhamdulillah! Bayi Penderita Ekstrofi Bulli Bladder di Solok Dibantu Anggota DPR

Eny Dharma yang kese­ha­riannya berprofesi sebagai guru di SMAN 5 Bukittinggi itu, ditemukan sudah dalam keadaan tergeletak tak bernyawa di rumahnya sendiri. Saat pertama kali didapati anaknya yang juga kakak kandung pelaku, Wahyudi (21), sekujur tubuh sang ibunda mengalami luka bakar serius.

Informasi yang dirangkum Haluan menyebutkan, Wahyudi yang saat itu baru pulang me­nunaikan ibadah salat Jumat, sontak terkejut begitu melihat lantai dalam rumah bagian dapur sudah digenangi darah. Kemu­dian Ia langsung berlari ke dalam rumah untuk mengetahui apa yang terjadi.

Baca Juga : Alokasi Pupuk Bersubsidi di Solsel Berkurang, Tidak Cocok dengan Target Tanam

Sewaktu memasuki rumah, ia melihat pelaku lari ke arah kamar mandi. Lalu Wahyudi melihat ke samping rumah ada yang terbakar. Setelah dilihat, ternyata yang terbakar itu adalah ibunya sendiri. Melihat hal tersebut, dia langsung berusaha memadamkan api de­ngan cara menyiramkan air.

Setelah berhasil memadam­kan api, Wahyudi langsung meng­hubungi orang tua laki-lakinya, Rasmiadi (55) dan kemu­dian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tilatang Kamang. Beberapa saat kemudian personil dari Polsek Tilatang Kamang langsung mendatangi tempat kejadan dan mengamankan pela­ku, berikut beberapa barang bukti.

Baca Juga : Jadi Biang Kerok Banjir, DPRD Sumbar Dorong Percepatan Normalisasi Batang Lembang

Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluan di lokasi keja­dian dan penuturan tetangga korban, pelaku yang merupa­kan anak bungsu dari lima be­r­saudara tersebut, memang sudah lama mengalami gangguan jiwa. Beberapa waktu terakhir pela­ku yang merupakan anak kesa­yangan korban, bahkan  sering mengamuk.

“Kemarin waktu pesta perni­kahan saudaranya, tersangka juga sempat mengamuk dan meno­dong­kan senjata tajam ke para tamu undangan yang menghadiri pesta,” ungkap salah seorang tetangga korban yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga : Kodim 0305 Pasaman Temukan Kesadaran Warga Patuhi Prokes Masih Rendah

Selang beberapa saat usai kejadian, rumah korban ramai didatangi warga yang ingin meli­hat langsung kejadian tersebut. Terlihat hadir di rumah korban diantaranya Walikota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias, Wawako H. Irwandi, Kepala Disdikpora Bu­kittinggi Ellia Makmur, Kepala SMAN 5 Bukittinggi Lasmita, serta guru-guru dan murid SMAN 5 Bukittinggi.

Kepala SMA Negeri 5 Bukitt­inggi Lasmita, mengaku baru mengetahui peristiwa nahas yang menimpa bawahannya itu setelah menerima telepon dari rekannya. Eny yang guru Bahasa Indonesia di sekolah yang dipim­pinnya itu, dikenal sebagai sosok baik, ceria dan suka bercerita.

“Saya tak menyangka beliau meninggal dengan cara seperti ini, dibuhuh oleh anaknya sendiri. Kami keluarga besar SMA Negeri 5 sangat berduka dan kehilangan sosok beliau. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah mene­rima ujian ini. Dan almarhumah mendapat tempat yang layak disisiNya,” ujar Lasmita.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Tri Wahyudi, melalui Kapolsek Tilatang Kamang, AKP Yulandi Rusadi membenarkan peristiwa tergolong sadis tersebut. “Pelaku TH, 17, sudah diamankan di Polsek Tilatang Kamang. Pelaku merupakan anak kandung dari korban,” kata Yulandi.

Ia menyebutkan, pelaku TH hingga Jumat sore masih belum bisa dimintai keterangan lengkap, karena memiliki masalah keji­waan. “TH mengalami depresi sejak dua tahun terakhir. Pelaku masih belum menyadari tindakan yang telah dilakukannya dan menyebutkan ibunya masih berada di rumah,” kata Tri. (h/wet/rdw)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]