IKA SM-3T Sumatera Barat Membangun Nagari


Senin, 27 Juni 2016 - 05:43:02 WIB
IKA SM-3T Sumatera Barat Membangun Nagari ALUMNI SM-3T Sumatera Barat saat melakukan bakti sosial di Kenagarian Bukit Tandang, Kecamatan aBukit Sundi, Kabupaten Solok, Minggu (26/6).

PADANG, HALUAN —Ikatan Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) me­lak­sanakan bakti sosial ma­sya­rakat sebagai bukti nyata bakti kepada nagari sekaligus memperingati hari lahir Ma­sya­rakat SM-3T Indonesia bersama anak anak di MDA Nurul Iman, Kenagarian Bukit Tandang, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten So­lok, Minggu (26/6).

Nasmi Elda Syafrina SPd, Gr seorang Guru Garis De­pan (GGD I) alumni SM-3T Angkatan pertama Uni­ver­sitas Negeri Padang dari Ikatan SM-3T Sumatera Ba­rat yang sedang mengabdi sebagai guru PNS di Ka­bupaten Lanny Jaya, Propinsi Papua turun gunung ke Su­ma­tera Barat. Selaku Ketua Panitia bakti sosial ia me­ngim­bau kepada seluruh ang­gota dan pengurus Ikatan SM-3T Sumatera Barat mesti sadar diri akan pekerjaan sosial ini. Karena sudah menjadi prinsip bagi sarjana SM-3T untuk memajukan nagari di Sumatera Barat.

“Memajukan nagari bu­kan hanya pada pemikiran ataupun yang bersifat teori akan tetapi ikut imple­men­tasikan ilmu yang didapat dengan wujud praktik kepada masyarakat, salah satunya bakti sosial,” ucapnya.

Sementara itu,  Ketua Ikatan SM-3T Sumatera Ba­rat Islami Fatwa SPd, ST mengimbau kepada seluruh keluarga besar IKA SM-3T Sumatera Barat untuk  me­nguat­kan dan bekerjasama menjaga lingkungan dari berbagai hal. Seperti me­ngon­trol kondisi lingkungan dari pengaruh luar serta pengaruh yang bisa merusak moral anak muda yang kian mengkhawatirkan be­la­kang­an ini.

Setelah sukses dalam bakti sosial perdana yang dipusatkan di Kabupaten Solok nantinya kegiatan se­per­ti ini akan berkelanjutan hingga ke seluruh kabupaten kota yang ada di Sumatera Barat.

“Masukan dan saran dari masyarakat, pegiat pen­didi­kan serta pemerintah daerah diharapkan kerjasamanya yang baik demi terwujudnya percepatan pembangunan daerah,” ucap Fatma.

Selain itu,  Ikatan SM-3T Sumatera Barat juga me­ng­harapkan kepada masyarakat memberikan informasi se­kolah yang kekurangan guru atau lembaga pendidikan yang mencari guru. Ter­masuk sekolah yang tidak bisa diakses yang pada umu­m­nya tertinggal ataupun se­kolah yang tidak beroperasi lagi. Informasi bisa dikirim­kan ke alamat email  sm3t. [email protected] untuk dapat ditindaklanjuti kembali dalam rangka membangun nagari. Saat ini jumlah pe­serta SM-3T Sumatera Barat saudah mencapai angka 1.0­00 dengan 28 program studi yang siap membaktikan diri untuk negeri.

“Terkhusus kepada pe­me­rintah daerah yang sedang mengusulkan kuota CPNS khususnya guru dalam hal ini Guru Garis Depan (GGDII) yang nantinya dialokasikan ke daerah 3T agar kiranya dapat memberi kebijakan prioritas kepada putra putri terbaik ranah Minang untuk dipertimbangkan dengan baik,” tutup Fatma.

SM-3T merupakan pro­gram pemerintah di bawah naungan Kemendikbud dan Kemenristek. Program SM-3T pertama kali didirikan pada tanggal 19 oktober 2011. Program ini bertujuan untuk pemerataan pen­didi­kan di seluruh NKRI mulai dari Aceh, Kalimantan, Ma­luku, NTT hingga Papua khususnya wilayah terdepan, terluar, tertinggal.

Hingga tahun ini ada sekitar l.000 orang putra putri terbaik Sumatera Barat ter­himpun dalam Ikatan SM-3T Sumatera Barat mengabdi di luar Sumatera Barat seperti Aceh, Kalimantan, Sulawesi, NTT dan Papua untuk mem­pe­r­cepat pemerataan pen­di­dikan di Indonesia. (h/mg-adl)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]