Paman Staf Haluan Tewas Ditembak Perampok


Senin, 27 Juni 2016 - 05:48:30 WIB
Paman Staf Haluan Tewas Ditembak Perampok Ilustrasi.

PADANG, HALUAN - Paman dari Staf Information Technology (IT) Harian Haluan, Hayatul Fauzi bernama Syafrizal (44) tewas setelah ditembak perampok. Uang yang baru saja ia ambil dari Bank Mandiri di kawasan Bangkinang, Provinsi Riau pada Jumat (24/6) dicegat oleh empat orang perampok bersenjata api (senpi) di KM 2 Desa Silam Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau.

Menurut keterangan dari anak korban, Idris (14), kejadian berawal saat ia dan bersama ayahnya baru saja menunaikan ibadah Salat Jumat langsung menarik uang di Bank Mandiri di kawasan Bangkinang. Uang yang berjumlah Rp170 juta ditarik oleh Syafrizal untuk pembayaran sawit kepada salah satu rekan bisnis korban.

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Pedagang: Sabtu dan Minggu Harinya Kami

Sesampainya dari Bank, korban bersama anaknya langsung masuk ke mobil dan meninggalkan Bank Mandiri. Namun kedua korban tidak langsung pulang, melainkan singgah terlebih dahulu ke pasar Bangkinang untuk membeli ikan dan keperluan berbuka puasa.

Setelah dari pasar, korban lalu beranjak pulang ke rumahnya yang berada di Desa Kabun Rokan Hulu, Riau. Namun, ditengah perjalanan mobil jenis Toyota Rush dengan nomor polisi (nopol) BM 1455 MG yang dikendarai oleh Syafrizal disalip di tengah perjalanan oleh satu unit mobil jenis Suzuki Ertiga warna silver.

Baca Juga : Layanan Kesehatan Warga Binaan, Rutan Padang Teken MoU dengan Puskesmas Anak Air

Selang beberapa menit kemudian, korban yang mulai merasa curiga kemudian berusaha menyalip lagi mobil yang belakangan diketahui sebagai mobil keempat pelaku rampok tersebut hingga akhirnya kedua mobil saling salip-salipan dan akhirnya menyerempet mobil Syafrizal dan meminta korban untuk turun di KM 2 Desa Silam Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau.

“Setelah mobil kami berhasil diberhentikan oleh pelaku, saya dan bapak disuruh oleh tiga orang pelaku untuk turun dari mobil, sementara satu pelaku lainnya bertahan di mobil. Saya yang takut mengikuti saja kemauan rampok tersebut. Salah seorang pelaku kemudian menodongkan pistol laras pendek ke arah ketiak bapak saya,” papar Idris.

Baca Juga : Memasuki Musim Kemarau, Perumda AM Kota Padang Minta Warga Hemat Air

Setelah korban ditodong dengan pistol, salah seorang pelaku lainnya yang menggunakan senjata laras panjang kemudian mengambil kunci mobil dan langsung mengambil tas yang berisikan uang dari dalam mobil.

“Sempat terjadi tarik-tarikan antara bapak dengan para pelaku sebelum akhirnya bapak ditembak oleh pelaku yang menodongkan senjatanya tersebut. Setelah berhasil mengambil uang, pelaku kemudian kabur dan kami berusaha untuk tetap melanjutkan perjalanan pulang dengan kondisi bapak yang sudah dipenuhi luka-luka,” ungkapnya.

Baca Juga : 61 Nakes di Puskesmas Andalas Siap Divaksinasi

Namun sekitar satu kilometer di perjalanan, mobil yang dikendarainya masuk ke dalam semak-semak, dan Idris pun berusaha meminta pertolongan warga. Oleh warga, korban dibawa ke Puskesmas Kuok, namun ditengah perjalanan, korban Syafrizal menghembuskan nafas terakhirnya.

Sementara itu, keponakan korban yang juga Staf IT Hayatul Fauzi mengatakan bahwa saat ini jenazah korban sudah dimakamkan di Batu Mangaum, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Sabtu (25/6) sekitar pukul 13.00 WIB.

Mengenai tindak lanjut yang akan diambil oleh pihak keluarga, Dayat, begitu ia kerap disapa mengatakan saat ini pihak keluarga belum melakukan apa-apa karena masih dalam suasana berduka.

“Namun, pihak keluarga sudah melapor ke pihak kepolisian yang ada di Bangkinang dan Kota Pekanbaru. Saat ini pihak kepolisian tengah berupaya menyelidiki kasus tersebut dan belum ada pemanggilan terhadap keluarga korban oleh petugas setempat,” terangnya. (h/mg-fyt/h/mg-adl)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]