Sekolah di Bukittinggi Dilarang Gelar Perpeloncoan


Senin, 27 Juni 2016 - 17:08:40 WIB
Sekolah di Bukittinggi Dilarang Gelar Perpeloncoan Ellia Makmur didampingi Kepala Kemenag Bukittinggi HM. Nur, MA memberikan amanat dihadapan kepala sekolah/madrasah menjelang tahun ajaran baru di SMAN 2 Bukittinggi, Jumat (24/6) (YURSIL)

BUKITTINGGI, HALUAN - Kepala sekolah diharapkan dapat memahami   Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) secara komprehensif. Sehingga tidak ada lagi kegiatan yang berbau perpeloncoan atau kekerasan di hari pertama sekolah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disdikpora Bukittinggi Hj. Ellia Makmur ketika Rapat Dinas di hadapan kepala sekolah, pengawas sekolah, jajaran Disdikpora dan Kemenag Bukittinggi di Aula SMAN 2 Bukittinggi Jumat, (24/06).

Ellia menegaskan, seharusnya, PLS diisi dengan kegiatan yang bersifat edukatif seperti gerakan literasi sekolah (GLS) dan Penumbuhan Budi Pekerti peserta didik. Budayakan siswa  membaca buku non materi 15 menit sebelum Proses Belajar Mengajar (PBM) dimulai. “Lestarikan menyanyikan lagu wajib/daerah serta penanaman sikap hidup bersih dan cinta lingkungan,” kata Ellia Makmur. (h/ril)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]