Warga Ungar Masih Krisis Air Bersih


Selasa, 28 Juni 2016 - 04:52:56 WIB
Warga Ungar Masih Krisis Air Bersih

KUNDUR, HALUAN — Sebagian masyara­kat di Pulau Ungar Kecamatan Ungar masih mengalami krisis air bersih meski telah memasuki musim penghujan. Pasalnya beberapa perkampungan tidak memiliki sumber mata air yang layak dikonsumsi sehingga terpaksa membeli kepada tukang air keliling dari gerobak dorong.

Bahkan beberapa warga di Desa Sungai Buluh Kecamatan Ungar terpaksa mem­bangun sumur umum secara swadaya, agar dapat dimanfaatkan untuk menikmati air bersih meski harus mengangkut menggu­nakan jergen dan sebagainya menuju rumah masing-masing, dengan jarak yang tidak dekat.

Kondisi itu disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Karimun dari Dapil Kundur, Fakhrurrazi. Ia menuturkan, dari kegiatan reses yang dilaksanakan sekitar dua bulan lalu warga Ungar mengeluhkan krisis air bersih yang tak kunjung ada solusi dari pemerintah daerah.

Kendalanya kata Fakhrurrazi, memang sulitnya mencari sumber mata air karena struktur tanah merupakan tanah liat yang air tanahnya tidak layak konsumsi. Bebe­rapa titik atau perkampungan yang men­derita karena krisis air bersih adalah Laut Kulah, Laut Jambuh dan Sungai Buluh. Sedangkan air tanah yang layak berada di sektiar Desa Batu Limau dan masyarakat memnuhi kebutuhannya dengan menggali sumur di rumah masing-masing.

“Jadi untuk mengantisipasi sementara ini, masyarakat di Desa Sungai Buluh secara swadaya memungut uang sumbangan per orang Rp 5.000 untuk menggali sumur dan memasang cincin. Sekarang sumurnya sudah bisa dimanfaatkan meski jaraknya cukup jauh dengan rumah-rumah warga,” ucap Fakhrurrazi, kemarin.

Sedangkan solusi yang akan dilakukan menurut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini adalah melakukan norma­lisasi sebuah kolam di sekitar Kelurahan Alai untuk dijadikan sumber air bersih serta akan dilakukan perluasan. Yang anggaran­nya diambil dari dana aspirasinya dan akan terealisasi pada tahun 2017 mendatang.

“Jadi selain meminta bantuan kita akan usahakan bagaimana caranya agar segera selesai dan tidak hanya kepada pemerintah pusat tapi pemerintah daerah juga kita minta bantuan. Kalau memang me­mung­kinkan mudah-mudahan ada masyarakat yang ingin menghibahkan lahannya untuk dijadikan kolam sumber air bersih di sekitar Desa Sungai Buluh, yang sebagian stuktur tanahnya memang ada sebagian tanah bukit dan air tanahnya bisa dikonsumsi,” katanya.(h/gan)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]