Pertina Andalkan Miftha dan Surtini


Selasa, 28 Juni 2016 - 05:29:22 WIB
Pertina Andalkan Miftha dan Surtini

PADANG, HALUAN — Dua petinju Sumatera Barat yaitu Miftha Rifai dan Surtini men­jadi andalan untuk menyum­bang medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Bandung, Jawa Barat pada Sep­tember mendatang. Kedua pe­tinju ini menjadi harapan kare­na dianggap memiliki kemam­puan lebih baik dibanding yang lainnya.

Persatuan Tinju Amatir Indo­­­nesia (Pertina) Sumbar ber­hasil meloloskan tujuh petinju ke PON. Di antaranya, tiga orang petinju putra dan empat petinju putri. Minus dua peraih medali emas empat tahun silam, Robi Chandra dan Rahmat Taubat yang gagal lolos PON 2016. Pertina tetap optimis ber­pres­tasi.

“Dari total tujuh petinju Sumbar yang lolos PON, kami melihat Miftah Rifai dan Surtini peraih medali perak pada Ke­jurnas Pra PON lalu  memiliki potensi untuk bisa meraih medali emas,” kata Sekretaris Umum Pertina Sumbar, Fazril Ale,  Senin (27/6).

Selama masa persiapan yang sudah dilaksanakan Pertina, dua petinju tersebut dianggap memiliki kemampuan teknik paling lengkap. Demikian juga dengan bobot pukulan ke­duanya juga yang terbaik diban­dingkan lima petinju lain.

“Karena itu, kami cukup optimis akan mampu mem­per­tahankan medali emas seperti yang didapat pada PON lalu,” lanjutnya.

Sebagai olahraga yang tidak terukur, raihan medali sangat ditentukan oleh persiapan dan juga stamina atlet.

 “Saat ini yang masih perlu ditingkatkan dari atlet Sumbar adalah fisik, kalau waktu yang tersisa bisa dimaksimalkan, saya optimis,” ujar Ale.

Saat ini yang masih menjadi kendala Pertina dalam mela­kukan persiapan adalah ma­salah izin atlet yang tercatat sebagai PNS di daerah, yaitu Yudi Candra dan  yang masih tercatat sebagai pelajar di salah satu SMA di Padang, Hisydro Syafei.

“Untuk itu, kami berharap mudah-mudahan setelah Idul Fitri nanti semua atlet bisa fokus latihan di Padang, karena selama ini baru lima atlet yang rutin latihan di Gedung Bela­diri. Semua baru bisa lengkap di hari Sabtu dan Minggu saja,” jelasnya.

Untuk lebih mematangkan persiapan jelang PON nanti, Ale juga menyampaikan, Per­tina akan melaksanakn try out ke Bali pada tanggal 25-28 Juli mendatang. Dipilihnya Bali menurut Ale didasarkan cukup banyak atlet daerah lain yang juga memilih Bali sebagai tem­pat try out.

“Daerah lain, juga banyak yang memilih Bali sebagai lokasi try out, ada NTB, Papua, dan Bali sendiri. Jadi di sana nanti, ketujuh atlet yang lolos PON bisa memiliki lawan uji tanding yang sepadan. Karena, mencari lawan uji tanding yang cukup sepadan di Padang ini juga menjadi salah satu kendala kami dalam mempersiapkan atlet,” pungkas Ale. (h/san)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]