Masjid di Padang Mulai Terima Zakat Fitrah


Selasa, 28 Juni 2016 - 06:09:07 WIB
Masjid di Padang Mulai Terima Zakat Fitrah

PADANG, HALUAN — Beberapa masjid di Kota Padang mulai menerima pembayaran zakat fitrah. Kisaran zakat yang diterima mulai dari Rp25 ribu hingga Rp35 ribu. Selain me­nerima zakat berupa uang, pengurus masjid juga menerima zakat berupa beras. Namun, belum banyak warga yang membayarkan zakat, biasanya puncak pembayaran zakat dimulai dari H-3 sampai dengan H-1 sebelum Lebaran Idul Fitri.

Tahun ini, Masjid Nurul Huda Simpang Piai me­neri­ma zakat fitrah sebesar Rp30 ribu dan Rp35 ribu, sedang­kan tahun lalu sebesar Rp25 ribu dan Rp30 ribu. Pada tahun lalu, masjid ini me­ngum­pulkan za­kat sebesar Rp10 juta dan dibagikan kepada warga sekitar yang berjumlah 100 orang.

Baca Juga : Warga Sungai Sapiah Padang Mulai Berdatangan Menyambut Kedatangan Jenazah Angga

“Bagi warga sekitar yang berhak menerima zakat, akan memperoleh zakat pada ma­lam takbiran,” ucap Sadri (23), mahasiswa Unand yang ber­tugas sebagai pengurus zakat.

Sementara itu di Masjid Al-Kautsar yang berada di Inda­rung, penerimaan zakat fitrah pun telah dibukan deng­an mem­bagi jenis no­minal pem­bayaran dalam tiga kate­gori,  pertama Rp25 ribu, kedua Rp30 ribu, dan ketiga Rp35 ribu.

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Pedagang: Sabtu dan Minggu Harinya Kami

“Sampai hari ini sudah tiga puluh orang yang mem­bayar zakatnya. Selain berupa uang, pengurus juga me­ne­rima zakat berupa beras,” terang Zul Amri (26) petugas penerimaan zakat setempat.

Masjid UNP Terima Pendaftaran Mustahiq

Baca Juga : Layanan Kesehatan Warga Binaan, Rutan Padang Teken MoU dengan Puskesmas Anak Air

Sementara itu, konsep ca­lon penerima zakat yang unik diusung oleh Masjid Raya Al Azhar Universitas Negeri Pa­dang (UNP). Bagi penerima zakat atau yang dikenal deng­an sebutan mus­tahiq, bisa menga­ju­kan per­mohonan paling lam­bat hari ini (28/6), dengan cara di­antar langsung ke panitia penerima.

Pengurus zakat Masjid Ra­ya Al Azhar, Ramadhani Ra­ma­tullah (22), menga­takan, syarat yang harus dipenuhi antara lain fotokopi kartu keluarga, fotokopi KTP, dan surat keterangan tidak mampu.

Baca Juga : Memasuki Musim Kemarau, Perumda AM Kota Padang Minta Warga Hemat Air

“Hak mustahiq nati harus diambil oleh pemohon yang bersangkutan, tidak boleh diwakilkan. Penyaluran zakat dilaksanakan satu hari men­jelang hari raya Idul Fitri. Mohon membawa fotokopi persyaratan ketika pengam­bilan hak penerima zakat,” ujarnya.

Menurut Ramadhan, ta­hun ini pihaknya tidak mene­rima permohonan dari anak yatim. Disebabkan, sudah ada anak yang mendaftar dan mem­pertimbangkan keter­sediaan dana.

Ia juga mengatakan, se­tiap tahunnya, Masjid Al-Azhar selalu melakukan cara unik tersebut untuk men­jaring para mustahiq zakat. Untuk zakat fitrah tahun lalu, Masjid Raya Al-Azhar ber­hasil mengum­pulkan zakat fitrah sebesar Rp20 juta. Zakat tersebut dibagikan kepada 300 orang yang ber­hak menerima zakat. Pada tahun lalu, jumlah pem­beri zakat ada sekitar 300-500 orang.

“Pada tahun ini kisaran zakat yang ditentukan masjid mulai dari Rp30 ribu, Rp33 ribu, dan Rp35 ribu. Mulai malam nanti (Senin, red) pe­res­mian pembukaan pene­rimaan zakat akan diadakan. Diharapkan tahun ini jumlah zakat sama dengan tahun lalu, bahkan kalau bisa lebih bany­ak,” tutur pria yang sedang menjalani kuliah pascasarjana di UNP tersebut. (h/mg-mel)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]