Kasus Dugaan Korupsi Rumdin Wako Padang Panjang

Saksi Kunci Mangkir Lagi


Selasa, 28 Juni 2016 - 06:25:21 WIB
Saksi Kunci Mangkir Lagi

PADANG PANJANG, HALUAN — Kasus tindak pidana korupsi biaya rumah tangga rumah dinas (rumdin) Walikota Padang Panjang, memasuki babak baru. Setelah sekian waktu menunggu, akhirnya berkas kasus tindak pidana korupsi tersebut sudah dinyatakan P19 oleh pihak Kejaksaan Negeri Padang Panjang.

Sementara itu, sejak di­tetap­kan sebagai tersangka, “RLS”, salah seorang staf Bagian Umum Setdako Pa­dang Panjang, hingga berita ini diturunkan masih men­jalani penanahan di Polres Padang Panjang sejak 3 Mei 2016 silam. Penahan terhadap yang bersangkutan, kembali akan diperpanjang hingga 20 hari ke depan.

Kapolres Kota Padang Panjang melalui Kasat Res­krim AKP. Ismet saat dite­mui Haluan di ruang kerjanya, Senin (27/6) menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melengkapi dan melaku­kan penambahan keterangan dari sejumlah saksi yang telah diperiksa sebelumnya.

“Kasusnya sudah P19, dan kita sedang melakukan peme­riksaan dengan melengkapi keterangan dari para saksi sesuai arahan jaksa. Termasuk diantaranya memanggil kem­bali sejumlah saksi yang telah kita mintai keterangan sebe­lumnya,” kata Ismet.

Sementara, penyidik unit Tipikor Polres Padang Pan­jang juga mengaku mengalami kesulitan dalam meminta kete­rangan ulang terhadap bebe­rapa saksi, termasuk saksi kunci “MF”. Apalagi, banyak dari para saksi tersebut yang berdomisili di luar Sumatera Barat, bahkan ada yang di pulau Jawa.

“Sabtu (25/6) lalu, kita me­mang sudah menga­genda­kan untuk melakukan peme­rik­saan terhadap yang ber­sang­kutan. Namun “MF” ti­dak datang. Senin ini (kema­rin-red), kembali kita lakukan pe­manggilan. Namun dari in­­formasi yang kita terima, yang bersangkutan sedang be­rada di luar daerah,” sebut Ismet.

Kendati mangkir, polisi sepertinya tak ingin patah arang. Ismet menyebut sebe­lum berkas diajukan kembali ke Kejaksaan Negeri, pihak­nya akan melengkapi seluruh berkas, termasuk memintai keterangan dari saksi kunci ini. “ Rencananya, berkas ini akan kita ajukan sebelum lebaran ini,”katanya

Disampaikannya, meski kasus ini telah bergulir cukup lama dan sempat menjadi gonjang-ganjing terkait bere­dar­nya isu tersangka lain, na­mun hal itu dibantah Ismet. “Tersangkanya baru satu orang, yakni “RLS” pengawas di rumah dinas, belum ada tersangka lain. Jika ada per­kembangan terbaru, nanti akan kami informasikan,” jel­asnya. (h/mg-pis/one)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]