Inilah Kronologis Ledakan Tambang di Sawahlunto


Selasa, 28 Juni 2016 - 14:32:04 WIB
Inilah Kronologis Ledakan Tambang di Sawahlunto Korban ledakan lubang tambang batubara Afri Syaiful tengah dirawat di RSUD Sawahlunto. (RIKI YUHERMAN)

SAWAHLUNTO, HALUAN - Pasca terjadinya ledakan lubang tambang batubara milik PT Nusa Alam Lestari (NAL) Senin (27/6) malam mengakibatkan lima orang pekerjanya mengalami luka bakar serius, tiga orang  dirawat di Rumah Sakit M Jamil Padang dan dua orang lainnya di RSUD Sawahlunto.

 

Baca Juga : Kematian Karena Covid-19 di Sumbar Bertambah, Total 586 Kasus

Salah seorang korban Apri Syaiful menuturkan ledakkan terjadi setelah adanya percikan api di salah satu mesin pembongkar batubara, api seketika menjadi besar dan terjadi ledakkan, ia bersama  tiga rekannya dan satu orang pengawas tengah memuat batubata ke dalam lori. "Tiba tiba saja api keluar dari alat jak pembobok batubara dan langsung membesar yang disertai ledakkan, seketika itu saya langsung tiarap hingga api padam," katanya kepada Haluan di RSUD Sawahlunto, Selasa (28/6).

 

Baca Juga : Turun Drastis, Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 44 Orang

Setelah api padam lanjutnya ia bersama  tim kerja berusaha dengan merangkak keluar lubang di sepanjang lebih kurang 160 meter. Di saat itu dinding dan atap lubang sudah mulai rubuh, dan setelah sampai di luar, ia pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.

 

Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 24.233 Kasus

Afri Syaiful yang warga Pisang Kalek Desa Balai Batu Sandaran (BBS) termasuk beruntung karena luka bakar yang dideritanya tidak separah tiga rekan lainnya yang di rujuk ke Padang.Ia bersama Firman Dedi warga Pasar Baru Durian masih bisa ditangani oleh tim medis RSUD Sawahlunto.(h/mg-rki)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]