Australia Beri Beasiswa Kursus Bisnis untuk WNI


Rabu, 29 Juni 2016 - 05:32:37 WIB
Australia Beri Beasiswa Kursus Bisnis untuk WNI Ilustrasi.

CANBERRA, HALUAN — Entrepreneur atau pebisnis asal Indonesia dan warga Tanah Air yang terlibat dalam perusahaan start-up kini berkesempatan untuk mengenyam pendidikan singkat di Australia. Beasiswa ini diharapkan mampu me­ningkatkan kerjasama dua negara dalam bidang ekonomi.

Pemerintah Australia me­lalui beasiswa Australia Award memberi kesempatan pada warga Indonesia untuk meng­ikuti kursus singkat dengan peminatan bisnis.

Baca Juga : Mengerikan! Rumah Bekas Pembunuhan di Abad ke-19 Dijual dengan Harga Fantastis

Kursus ini meliputi dua bidang topik yakni, (1) Taking business to the next level (Mem­bawa bisnis ke jenjang berikutnya) yang ditujukan bagi para pendiri/pemilik, manajer ataupun penyelia bisnis start-up asal Indonesia; ke­mudian (2) International Bu­siness Readiness for Women in Global Business: Focus on Food Production and Pro­cessing (Kesiapan Bisnis Inter­nasional bagi Perempuan di Bisnis Global: Fokus pada Produksi dan Pemrosesan Ma­kanan) yang ditujukan bagi para perempuan yang menjadi pemilik usaha makanan dan minuman, manajer ataupun penyelia bisnis makanan dan minuman asal Indonesia.

Menurut Atase Pers Ke­dutaan Besar Australia di Ja­karta, Laura Kemp, kursus ini tak hanya merespon tujuan Pemerintah Indonesia dalam menciptakan komunitas start-up yang maju, tapi juga untuk berbagi pengalaman dan keah­lian Australia dengan para pebisnis muda Indonesia.

Baca Juga : Arab Saudi Alami Cuaca Ekstrem, Gurun Sahara Mulai Bersalju

“Kursus ini didesain untuk mendukung program strategis Kementerian UKM Indonesia dalam meremajakan pasar tradisional ke pasar online dan menghasilkan lebih banyak modal bagi perusahaan start-up Indonesia,” jelasnya kepada Nurina Savitri dari Australia Plus.

Laura menambahkan, “Pe­merintah Australia dan Indo­nesia tengah mencari cara untuk meningkatkan ikatan bisnis, termasuk melalui Kemit­raan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia.”

Baca Juga : Puluhan Orang Meninggal Usai Divaksin Pfizer, Ini Peringatan Norwegia

Sebagai bagian dari be­asiswa ini, seluruh partisipan akan mengembangkan dan mengimplementasikan sebuah proyek. Mereka kemudian akan mempresentasikan proposal proyek mereka sebelum kursus dimulai dan lantas mengem­bangkan proyek tersebut lebih jauh selama kursus ber­lang­sung. Dan terakhir, mereka juga diminta untuk menampilkan proyek yang telah diimp­lemen­tasikan setelah kursus selesai.

“Beasiswa ini punya be­berapa tujuan pembelajaran, termasuk memahami cara me­ngem­bangkan rencana bisnis dan pemasaran untuk mem­bangun bisnis yang berke­lanjutan; memahami cara mem­perbaiki proposal investasi untuk menarik investor secara lebih efektif; mengidentifikasi cara menghubungkan bisnis dengan peluang pasar,” terang Laura Kemp.

Baca Juga : Joe Biden akan Cabut Larangan Negara Muslim Masuk ke AS

“Selain itu, ini juga diada­kan untuk memberdayakan jaringan bisnis yang sudah ada dan mengetahui cara untuk mengatasi pesaing dan me­nganalisa produk,” sambung diplomat perempuan ini.

Warga Indonesia yang ter­tarik untuk memperoleh bea­siswa yang ditangguh penuh oleh Pemerintah Australia ini bisa mengakses situs Australia Award.

Tentu saja, ada persyaratan teknis yang mengikuti tawaran kursus singkat gratis ini, di antaranya keharusan pelamar sebagai pendiri atau manajer dari perusahaan start-up ber­basis teknologi yang telah beroperasi selama lebih dari satu tahun (tapi kurang dari 3 tahun), dan siap untuk mengi­kuti kursus di Australia selama 2-15 September 2016.(h/dtc)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]