Peredaran Makanan Kedaluwarsa Turun


Kamis, 30 Juni 2016 - 05:35:27 WIB
Peredaran Makanan Kedaluwarsa Turun Ilustrasi.

NATUNA, HALUAN — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Syamsurizal menyebutkan penjualan makanan keda­luwarsa di Natuna menurun. Hal ini karena kesadaran penjual untuk tidak menjual makanan kedaluwarsa semakin baik.

Dikatakannya, data terse but dari hasil inspeksi mendadak BPOM Batam bersama Dinas Kesehatan Natuna beberapa waktu lalu yang hanya menemukan sedikit makanan kedaluwarsa. “Ada ditemukan makanan kedaluwarsa, tapi tidak signifikan,” kata Syamsurizal, Selasa (28/6).

Makanan kedaluwarsa yang ditemukan berupa makanan ringan. Setelah diselidiki kata Syamsurizal tidak ada nsur kese­ngajaan dari pemilik toko. “Akibat banyak­nya makanan ringan yang ditumpuk, membuat pemilik toko tidak mengetahui kalau salah satu diantaranya ada yang kedaluwarsa,” jelasnya.

Dari sejumlah toko besar yang diperiksa, hanya beberapa toko saja yang kedapatan menjual makanan kedaluwarsa. Namun semua itu lanjut Syamsurizal, pihaknya bersama BPOM sudah memberikan ma­sukan agar pemilik toko lebih waspada dan teliti terhadap barang dagangannya.

“Kalau dibandingkan dengan daerah lain, tingkat penjualan barang kedaluwarsa, Natuna cukup rendah dan sudah terkontrol oleh dinas terkait,” paparnya.

Untuk penjualan obat dan kosmetik ilegal, Syamsurizal menegaskan bahwa sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya obat dan kosmetik yang tidak terdaftar. Dari beberapa toko obat dan kosmetik di kota Ranai, belum satu pun ditemukan toko menjual obat dan kosmetik ilegal.

“Untuk obat dan kosmetik masih aman. Belum ada ditemukan. Tetapi kita himbau agar konsumen lebih teliti saat membeli produk kosmetik maupun obat-obatan,” tutupnya. (h/fat).

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]