Penghuni Rutan di Inhu Tidur Jongkok


Kamis, 30 Juni 2016 - 05:36:05 WIB
Penghuni Rutan di Inhu Tidur Jongkok Ilustrasi.

RENGAT, HALUAN — Sejumlah penghuni rumah tahanan (rutan) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau harus rela tidur sambil jongkok karena kondisi ruangan terlalu sempit akibat over kapasitas.

“Kapisitas maksimal 175 napi namun yang ada men­capai 421 orang,” kata kepala Rumah Tahanan kelas II B Indragiri Hulu Abdul Aziz di Rengat, Selasa.

Baca Juga : Asyiknya Wisata di Moosa Edufarm: Mengenal Sapi Wagyu Penghasil Daging Termahal di Dunia

Ia mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan untuk pembangunan namun belum mendapatkan respon, untuk itu kerjasama dengan pihak Pemerintah Indragiri Hulu perlu dijajaki ulang agar menyediakan lahan pengem­bangan rutan yang represen­tatif sebagai subsidi.

Narapidana dan tahanan di Rumah Tahanan Negara Rengat yang membludak membuat sebagian napi dan tahanan harus tidur jongkok karena ruangan yang dihuni tidak sesuai dengan jumlah tahanan, hal ini sudah men­jadi keluhan rutin napi yang disampaikan ke pihak penge­lola, untuk itu peran serta pemerintah daerah sangat dibutuhkan. 

Baca Juga : Lari Pagi Bersama Sandi Uno, Audy Joinaldy Bahas Strategi Pengembangan Pariwisata Sumbar

“Semakin lama justru semakin overkapasitas,” se­butnya. Jumlah pegawai Rutan Rengat yang hanya sebanyak 25 personel juga tidak ber­banding dengan jumlah napi dan tahanan sehingga per­sonil dituntut kerja ekstra, waspada, dan rutin mela­kukan pen­dekatan persuasif terhadap penghuni rutan guna meng­antisipasi terjadi­nya gejolak yang tak diingin­kan.

“Untuk sementara pihak rutan tidak menerima taha­nan polisi,” ucapnya.

Baca Juga : Khusus Januari-Februari, Emersia Hotel Batusangkar Beri Paket Khusus Spesial Deal Rindu

Kecuali jika tahanan poli­si itu dinyatakan lengkap atau sudah P21, selain direpotkan pengawasan rutan akibat overkapasitas, masalah kon­sumsi tahanan pun menjadi fenomena, sebab Rutan Kelas II B Rengat hanya dapat alokasi dana komsumsi dari Kemenhum HAM RI sebesar Rp5 miliar per tahun. 

Salah satu warga Indra­giri Hulu Yono (34) menga­takan, sebaiknya di masa Pemerintahan Bupati Yopi Arianto, keluhan napi dapat diatasi, bahkan bisa me­nyediakan lahan yang dibutuhkan sebagai bantuan untuk membantu kesulitan pihak rutan.(h/*)

Baca Juga : Tiket Masuk Wisata Pantai Gandoriah Bakal Mulai Gunakan Sistem Elektronik

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]