Jelang Lebaran, Harga Telur Masih Stabil


Kamis, 30 Juni 2016 - 06:22:15 WIB
Jelang Lebaran, Harga Telur Masih Stabil Ilustrasi.

PADANG, HALUAN — Telur ayam, salah satu kebutuhan pokok saat Ramadan yang paling banyak dibutuhkan untuk membuat kue dan lauk. Menjelang Lebaran, permin­taan terhadap telur cenderung meningkat sehingga menga­ki­batkan harganya naik. Akan tetapi, hingga enam hari sebe­lum Lebaran ini, harga telur masih stabil.

Pantauan Haluan pada sejumlah pedagang di Pasar Raya Padang, Rabu (29/6), harga telur masih terbilang stabil daripada harga pada awal Ramadan. Viga (25), pedagang di pasar tersebut mengutarakan, harga telur saat ini belum naik. Jika diban­ding­kan dengan harga pada awal puasa, harga telur saat ini menurun. Pada awal puasa, harga telur ukuran kecil sebe­sar Rp39 ribu per papan, sementara harga telur ukuran besar mencapai Rp40 ribu per papan. Harga saat itu, telur ukuran kecil Rp36 ribu per papan, sedangkan yang uku­ran besar harganya Rp37 ribu per papan.

Baca Juga : Ternyata Ini Harta Karun RI yang Bernilai Ratusan Triliun

“Namun demikian, tak menutup kemungkinan harga telur bisa meningkat menje­lang Lebaran. Beberapa hari lagi ada kemungkinan harga telur kembali meningkat kare­na sekarang pedagang sudah sulit untuk mendapatkan telur dari agen. Untuk mengan­ti­sipasi agar nanti pedagang tak rugi saat harga telur me­lam­bung, saya tak memak­sakan diri untuk menjual telur kepa­da kosumen. Hal itu saya la­kukan agar nanti saya tak ter­la­lu kewalahan untuk mem­be­li tel­ur yang dijual agen de­ngan har­ga yang meningkat pu­la, ka­rena telur simpanan se­be­lumnya masih ada,” tutur­nya.

Hal senada dikatakan De­pi (40), pedagang telur. Ia menjual telur berukuran kecil Rp 36 ribu per papan dan telur berukuran besar Rp 37 ribu per papan. Pada awal puasa, ia menjual telur dengan kisaran harga Rp 39 ribu dan Rp 40 ribu per papan.

Baca Juga : Berhenti Mogok, Pedagang Daging Sapi Mulai Jualan Hari Ini

Ia menjelaskan, meskipun har­ga telur turun menjelang Le­baran, penjualannya tak ju­ga meningkat. Penjua­lan­nya ma­lah menurun daripada saat har­ga telur naik pada awal pua­sa.

Demikian juga dengan Nur (38). Ia menjual telur beru­kuran kecil Rp36 ribu per papan dan berukuran besar Rp 37 ribu. Meski harga terse­but adalah harga yang stabil, namun penjualannya tak juga meningkat.

Baca Juga : Diklat 3 in 1 Batik Tulis Diharapkan Buka Peluang Usaha Baru di Pariaman

Ami (35), pembeli telur menuturkan, ia membeli telur sebagai pengganti lauk. Ia belum membeli telur untuk membuat kue Lebaran karena biaya belum mendukung.

“Maklum THR suami be­lum keluar, gaji bulanan sudah habis digunakan untuk kebu­tuhan anak, jadi terpaksa tahan-tahan dulu buat bikin kue lebaran,” ujarnya.

Baca Juga : Dua Nagari di Pessel Panen Durian, Hasil Produksi Capai Rp400 Juta

Ungkapan yang sama di­ka­­takan Eni (30). Ia belum membuat kue lebaran sampai sekarang karena suaminya belum mendapatkan rezeki yang lebih. (h/mg-ina)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]