AKDP Tak Naikkan Harga Tiket


Kamis, 30 Juni 2016 - 07:04:07 WIB
AKDP Tak Naikkan Harga Tiket Bus AKDP sedang menunggu penumpang. Jelang Lebaran, tariff bus AKDP masih normal. (JEFFRI SASRA)

PADANG, HALUAN — Lebih kurang seminggu menjelang Hari Raya Idul Fitri, tarif Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) masih normal. Pihak Perusahaan Otobus (PO) belum mau menaikkan harga tiket karena belum ada instruksi dari pemerintah.

“Karena belum ada ins­truksi dari atas, ya kita tidak bisa menaikkan,” ujar Feri (26), penjual tiket di PO Sinamar, kemarin.

Baca Juga : Masa Reses DPRD Padang, Irawati Meuraksa Siapkan Program Tepat Guna untuk Masyarakat

Selain karena tidak ada instruksi, kata Feri, pihak PO enggan menaikkan tarif ka­rena jumlah penumpang cen­derung sepi.

Beberapa hari menjelang Lebaran ini, belum ada tan­da-tanda adanya lonjakan jumlah penumpang.

Baca Juga : Ada Perbaikan Pipa Perumda AM Kota Padang di Lubuk Minturun, Siap-siap Tampung Air!

“Kemungkinan ini terjadi karena banyak masyarakat yang memilih pulang dengan menggunakan kendaraan pri­badi,” jelasnya.

Menurut Feri, biasanya tarif dinaikkan H-3 dan H+3 hari raya. Kenaikan biasanya tidak terlalu signifikan, yakni Rp­5.000.

Baca Juga : Tanaman Hias Jenis Keladi Paling Banyak Dicari Emak-emak di Padang

Saat ini tarif Padang—Payakumbuh Rp25 ribu, Pa­dang—Suliki Rp30 ribu dan Pa­­dang—Bukittinggi Rp20 ribu. Senada dengan PO Sina­mar, PO Lubuk Basung Eks­press (LBE) juga belum be­rani menaikkan tarif karena me­mang belum ada instruksi.

Saat ini tarif LBE dengan rute Padang—Lubuk Basung Rp25 ribu; Padang—Tiku Rp20 ribu dan Padang—Pa­riaman (Sungai Limau) Rp15 ribu.

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Masyarakat Beralih Olahraga ke Unand

“Tuslah atau kenaikan tarif sebenarnya tidak terlalu me­nguntungkan perusahaan. Tus­lah diadakan untuk menu­tup kerugian perusahaan karena biasanya saat mudik pe­num­pang ramai pada satu arah saja.

Saat pergi penumpang ra­mai, namun saat balik ke Pa­dang bus kosong,” jelas Zam (49), penjual tiket PO LBE.

Kepala Dinas Perhu­bu­ngan (Dishub) Sumatra Barat (Sum­bar), Anwar, saat dihu­bungi Haluan melalui telepon seluler memastikan pada Idul Fitri tahun ini tidak akan ada ke­naikan tarif AKDP.

Tarif merujuk kepada ba­tas atas dan batas bawah yang telah ditetapkan. Batas atas tarif Rp181,53/km per orang, se­dangkan batas ba­wah Rp­111,71/­km per orang.

Imbauan Dishub

Anwar tidak menampik bahwa pada masa mudik selalu terjadi kemacetan. Agar tidak terjadi kemacetan parah di sepanjang jalur mudik, kata Anwar, Dishub Sumbar pun mengimbau agar pemudik me­naati rambu-rambu lalu lintas. Di samping itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan pemudik.

“Bagi masyarakat yang meng­­gunakan kendaraan umum, pastikan kendaraan yang ditumpangi punya stiker layak jalan. Bagi masyarakat yang meng­gunakan kendaraan pri­badi, pastikan kendaraan dalam kondisi baik agar tidak rusak dan menjadi biang kema­c­etan.

 Selain itu, masyarakat juga harus memantau infor­masi cuaca. Saat ini cuaca sering berubah-ubah dan sering men­jadi biang kema­cetan. Jika cuaca buruk, tunda perjalanan agar tidak ikut menambah kemacetan,” pungkasnya. (h/mg-sas)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]