Calon Sekda Pasbar Mulai Diseleksi


Jumat, 01 Juli 2016 - 06:09:10 WIB
Calon Sekda Pasbar Mulai Diseleksi RUSDI Lubis Ketua Tim Pansel Sekda Pasbar, memberikan keterangan kepada awak media di Mesjid Agung Pasbar.

PASBAR, HALUAN — Rus­­di Lubis Ketua TIM Se­lek­si Sekretaris Daerah (SEK­­DA) Pasaman Barat, ber­sama tim lainnya sudah mulai melakukan tahapan seleksi calon sekretaris da­erah Pemkab Pasbar.

“Pelaksanaan panitia se­lek­si jabatan Pasaman Barat sudah dapat persetujuan dari KASN, jadi saat ini prosesnya sudah berjalan yakni pe­ngumuman peserta calon Sekda selama dua pekan, sampai sekarang belum ada yang mendaftar,” sebut Rusdi Lubis, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) ASN Pemkab Pasa­man Barat Kamis (30/06) di Mesjid Agung Pasbar.

Bagi ASN yang merasa punya kemampuan silakan mendaftarkan diri. Menurut Rusdi Lubis, seleksi dilak­sanakan secara terbuka de­ngan tim yang berkompeten termasuk dari UNP.

Diantara kemampuan yang di uji adalah ke­mam­puan dasar ASN, kompetensi, manajerial, dan asesmen dari akademisi UNP, bagi ASN yang memenuhi syarat sila­kan mengikutinya, kita men­dahulikan calon Sekda, baru selanjutnya kepala dinas, badan, staf ahli,” tuturnya.

Menurut dia semua ja­batan eselon II akan diseleksi pansel, untuk awalnya ini seleksi Sekda, sapanya. Meto­denya, pansel men­cari tiga nama pejabat yang akan menduduki satu jabatan ese­lon II kepada pembina kepe­gawaian (Bupati). “Ya tugas pansel sampai disitu, selan­jutnya diserahkan kepada pembina kepegawaian”.

Karena dalam rangka memenuhi tuntutan Undang-Un­dang Aparatur Sipil Ne­ga­ra (ASN) bahwa peme­rintah da­erah harus me­laku­kan se­leksi terbuka bagi ASN yang akan mengisi jabatan Sekda, kepala badan, staf ahli, kepala dinas,” tam­bah­nya.

Secara terpisah Bupati Pasaman Barat, Syahiran kepada Haluan, di Simpang Empat, seperti yang di beri­takan sebelumnya, membe­narkan segera melakukan pansel bagi semua jabatan pimpinan tinggi yang ada di daerah terutama Sekda dan eselon II.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sebut Sya­hiran,  bah­wa bagi jabatan pimpinan tinggi dearah diha­ruskan mengikuti seleksi jabatan atau melalui pansel yang diben­tuk. ”Persiapan pansel yang kita lakukan sesuai dengan per­setujuan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KA­SN) Nomor B-1018/KASN/6/2016 tanggal 13 Juni 2016,” katanya.

Dia menyebutkan, pe­nem­patan pejabat melalui pansel dalam rangka untuk penyegaran, peningkatan kinerja dan menempatkan aparatur sesuai dengan disi­plin ilmu dan kemampuan, serta memiliki loyalitas dan integritas yang tinggi.

“Kita mempersiapkan pansel ini sesuai perintah undang-undang dan sesuai persetujuan KASN yang dibuktikan dengan surat rekomendasi,”kata bupati.

Dalam surat rekomendasi itu salah satunya berbunyi saudara bupati meren­cana­kan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) pra­tama sekretaris daerah Pasa­man Barat dan kemudian akan dilanjutkan dengan seleksi terbuka untuk semua JPT pratama lainnya (kepala dinas, staf ahli, asisten dan kepala badan).

“Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan pansel Sekda secara terbuka dan akan dilanjutkan dengan seleksi kepala dinas, staf ahli, kepala badan dan asis­ten,” tegasnya. Dia menyatakan pihak­nya juga telah mem­bentuk pa­nitia seleksinya yang terdiri dari pamong senior, aka­demisi dari pergu­ruan tinggi dan unsur dari birokrat Pem­prov Sumbar.

Tahapan seleksi, katanya, se­suai UU ASN pasal 115 ayat 1-5 maka pansel akan me­milih tiga nama yang lulus tes dan disampaikan ke pe­ja­bat pem­bina kepegawaian (bu­pati). Selanjutnya bupati akan me­milih satu dari tiga na­ma untuk ditetapkan dan dilan­tik.

Khusus untuk pimpinan tinggi pratama yang me­mimpin sekretaris daerah kabupaten/kota sebelum dite­tapkan maka akan diko­or­dinasikan dengan Gubernur Sumbar.

“Semuanya akan kita lak­sanakan sesuai dengan aturan yang ada. Kami mengi­ngin­kan pejabat yang ada harus memiliki kompetensi melalui pansel. Sebab, semua pejabat yang ada saat ini belum per­nah mengikuti pansel dan pansel baru bisa dilakukan bukan untuk jabatan yang kosong saja,”sebutnya.

Dia menegaskan pansel yang akan dilakukan selain tuntutan undang-undang juga berdasarkan surat reko­men­dasi KASN yang juga disam­paikan ke Mendagri, Menteri Pemberdayaan Aparatur Ne­gara, Kepala BKN dan Gu­bernur Sumbar.

Rekomendasi itu sesuai dengan permohonan izin pelaksanaan seleksi terbuka oleh Bupati Pasaman Barat Nomor 800/637/BKD/2016 tanggal 10 Juni 2016. ”Ber­dasarkan aturan dan reko­mendasi itulah maka kita akan melaksanakan lelang jabatan. Semuanya sudah diko­ordi­nasikan dengan KASN dan Pemprov Sumbar,”katanya.

Saat seleksi nanti, peserta akan mengukuti uji kompetensi melalui pusat penilaian atau assesment center yang ditunjuk oleh pejabat pembina kepe­ga­waian di Universitas Negeri Padang.”Ya secepatnya se­lek­si terbuka akan kita laku­kan. Tahap awal seleksi Sek­da dan setelah itu menyusul seleksi kepala dinas, asisten, staf ahli dan kepala badan. Pengumuman seleksi dan tahapan dalam waktu dekat akan diumumkan,” tutur Syahiran. (h/mg-idn)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]