Tubuh Kambarulin Terbakar, Petugas Malah Tanyakan Keluhan Batuk


Ahad, 03 Juli 2016 - 19:13:43 WIB
Tubuh Kambarulin Terbakar, Petugas Malah Tanyakan Keluhan Batuk KORBAN TABUNG GAS--Kabarulin (46) korban ledakan tabung gas saat berada di rumahnya di Jalan Minahasa, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Padang, Minggu (37). Korban bersama istinya menjadi korban kebakaran, sang sitri dirawat di RS Yos Sudarso, sementara ia belum mendapat perawatan intensif. ABEL/HALUAN

PADANG, HALUAN- Kondisi Kambarulin (46) warga Jalan Minahasa 4 Kelurahan Jati Kecamatan Padang Timur ini sungguh memprihatinkan.

Belakangan diketahui, ia sendiri merupakan korban kebakaran gas LPG 3Kg pada Rabu (29/6) lalu. Jika diperhatikan luka bakar yang diderita oleh korban cukup parah dengan luka bakar serius di bagian tangan, kaki dan wajahnya atau mencapai 70 persen.

Baca Juga : Presiden Meksiko Positif Terpapar Covid-19

"Saya tidak ada dirawat, pihak RSUP Dr. M. Djamil hanya menanyakan saya batuk atau tidak. Kalau saya nanti kembali batuk mereka meminta saya untuk kembali berobat ke rumah sakit," ujar korban.

Menurut keterangannya ia hanya diberikan beberapa obat tablet dan salep untuk luka bakar yang dideritanya.

Baca Juga : Nama Buah Naga Diganti Jadi Teratai di Gujarat, Ini Alasannya

"Katanya saya sudah boleh pulang, makanya saya pulang saja," katanya.

Menurutnya pihak M Jamil Padang menyuruhnya pulang bukan karena luka bakar yang dideritanya, tetapi hanya karena ia tidak terhirup gas yang menimpanya.

Baca Juga : Mantan Menteri Yunani Ditemukan Tewas di Laut

Sementara istri korban yang juga mengalami luka bakar hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Yos Sudarso.

"Kalau keadaan istri saya hingga saat ini saya tidak tahu dan saya masih belum bisa melihatnya ke Yos Sudarso," tuturnya.

Baca Juga : Ada Apa? Italia Akan Seret Produsen Vaksin Covid Pfizer dan AstraZeneca ke Ranah Hukum

Saat dihubungi, pihak Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Jamil Padang, Gustafianof mengatakan bahwa ia akan mengecek terlebih dahulu terkait kebenaran info tersebut.

"Saya harus cari tahu dulu perawatnya atau dokternya, saya juga harus tahu dulu apa alasan mereka menyuruh korban pulang," ujarnya. (h/mg-adl)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]