Satu Lagi Korban Ledakan Tambang Batu Bara Meninggal Dunia


Selasa, 05 Juli 2016 - 16:00:52 WIB
Satu Lagi Korban Ledakan Tambang Batu Bara Meninggal Dunia Kaminuddin (tengah) salah seorang dari korban ledakan lobang tambang batu bara di Sawahlunto saat kritis di RSUP Dr M Djamil. Pagi tadi (5/7) ia mengembuskan napas terakhir di RR Luka Bakar karena mengalami luka bakar cukup berat. Rivo Septi Andries

PADANG, HALUAN – Setelah mendapatkan perawatan intensif di Ruang Rawat (RR) Luka Bakar RSUP Dr M Djamil sejak 27 Juni lalu, Kaminuddin Nduru (45), warga Loloawu Kabupaten Nias Selatan yang menjadi korban ledakan Lobang Tambang Batu Bara dalam WIUP PT NAL, akhirnya mengembuskan napas terakhirnya, Selasa (5/7) sekitar pukul 09.30 WIB.

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP Dr M Djamil Gustafianof, membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, Kaminuddin telah dirawat intensif selama lebih kurang sepekan, namun luka bakar seluas 44% di tubuh bagian atasnya membuatnya tidak mampu bertahan.

Baca Juga : Dirjen PPKL KLHK Tawarkan Empat Pendekatan Atasi Banjir Kalsel

“Meninggalnya tadi pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Beberapa sanak familinya tadi langsung mengurus kepulangannya ke kampung halaman,” kata Gustafianof.

Selanjutnya ia jelaskan, kondisi satu korban lainnya, Adi Tusiman (35) yang mengalami luka bakar seluas 40% masih mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RSUP Dr M Djamil. Kondisinya masih berat, namun dalam pantauan ketat tim medis.

Baca Juga : Dishut Sumbar Targetkan ITH Sebesar 61% Tahun Ini

“Total ada tiga yang dibawa ke M Djamil, sebelumnya pada SAbtu 3 Juli lalu satu korban lain bernama Siswoko meninggal dunia, sekarang Kaminuddin meninggal dunia. Tinggal satu lagi yang dirawat intensif di ICU atas nama Adi Tusiman,” jelas Gustafianof.

Menurutnya, luka bakar yang meliputi tubuh bagian atas pasien membuat kondisi pasien berat, terlabih lagi ketiganya mengalami trauma inhalasi yang mengganggu pernapasan.

Baca Juga : KPHP Dharmasraya Usulkan Perluasan Wilayah Kerja Pengelolaan Hutan Sosial

Sebelumnya diberitakan, lima penambang batu bara di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi korban ledakan di dalam lobang tambang pada Senin 27 Juni lalu. Tiga dari lima pekerja dirujuk dari RSUD Sawahlunto ke RSUP M Djamil Padang. (h/isq)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]