Tradisi Manambang, Merajut Silaturahmi dan Rupiah


Rabu, 06 Juli 2016 - 13:52:42 WIB
Tradisi Manambang, Merajut Silaturahmi dan Rupiah TRADISI MANAMBANG--Seorang anak mendapat uang manambang di salah satu rumah di Kota Solok, Rabu (6/7). Tradisi manambang sudah ada dari dahulu, dalam tradisi tersebut anak anak mendapat uang dari rumah yang dikunkunginya. RIVO SEPTI ANDRIES

PADANG, HALUAN- Saat pagi, takbir, tahlil dan tahmid sudah berkumandang, umat muslim mulai berjabat tangan saling minta maaf dan memaafkan.

Hari kemenangan, itu adalah hari yang menjadi puncak, setelah hampir satu bulan umat muslim berpuasa menahan nafsu, makan dan minum.

Baca Juga : Amanda Manopo Ungkap Masa Lalunya, Pernah Nikah Muda Bahkan tak Hanya Sekali

Tak hanya hari kemenangan, di hari yang spesial itu juga menjadi hari yang berkah bagi mayoritas anak-anak di beberapa wilayah di Sumbar. Selain berkunjung ke keluarga, sahabat, kerabat, kawan dan teman, mereka juga mendapat uang dari orang yang mereka kunjungi.

Hal tersebut dinamai dengan Tradisi Manambang, entah sejak kapan dimulainya tradisi bersalaman dan menempelkan uang itu di Sumbar.

Baca Juga : Sahrul Gunawan Cari Istri, Kang Emil Bantu Promosi di Medsos

Namun yang jelas, tradisi tersebut dapat menjalin silaturahmi dan rupiah.

“Dari dulu, waktu saya masih SD sudah ikut Manambang ke rumah rumah tetangga. Saling memaafkan, makan kue, dan pulang dapat uang,” ujar Rani Siswa salah satu SMP di Kota Solok itu.

Baca Juga : Jadwal Bioskop Rabu (20/1/2021) di Kota Padang Tayang Film Honest Thief

Tak hanya di Solok, di Kota Padang tradisi yang mirip dengan Angpao di masyarakat keturunan itu juga masih terlihat. Dimulai dari usia 4 tahun hingga 12 tahun.

Andi (12) yang sedang manambang di Kubu Dalam, Parak Karakah, Kota Padang mengatakan, siap Salat Idulfitri dia langsung minta izin kepada orang tua untuk pergi manambang. Ia tak pergi sendiri, ada tujuh orang teman yang lain yang ikut manambang.

Baca Juga : Slank Keluarkan Vaksin, Apa Isinya?

Selain Andi dan kawan kawan sekelompok anak yang lain silih berganti datang ke rumah untuk yang akan dikunjungi. Winda (9) dan kawan kawan ternyata bukan warga dari Kubu Dalam ia berasal kawasan Andalas. Cukup jauh juga untuk jarak antara Kubu Dalam dan Andalas jika ditempuh dengan berjalan kaki.

"Saya dari Andalas kak" ujar Winda. Anak-anak yang pergi Manambang ini unik, mereka tak mau disuruh makan atau minum. Entah karena sudah kenyang atau karena ingin mengunjungi rumah lainnya.

"Tidak usah makan kak, kami sudah kenyang, " ujar Farel (8). Dari pantauan Haluan, anak-anak ini rela berjalan kaki hingga berkilo-kilo meter untuk mendapatkan uang manambang dari para tuan rumah.

Salah seorang anak lainnya , Rio (9) rela berjalan kaki bersama rekan-rekannya dari Bandar Buat ke kawasan Limau Manis. Meskipun dalam keadaan cuaca yang terik anak-anak tersebut tidak lelah dan berputar arah untuk kembali ke kediamannya.

"Kami manambang dari Bandar Buat, agar banyak dapat uang kami berjalan kaki sejauh kami yang bisa. Setiap melihat rumah penduduk, kami singgahi," tutur anak kelas 3 SD ini.

Sementara itu, salah seorang warga Limau Manis, Kecamatan Pauh, Edi (38) mengatakan bahwa dirinya hanya memberikan uang sekedarnya kepada para bocah yang datang ke tempatnya.

"Biasanya, saya hanya memberi uang sekitar Rp2 ribu atau Rp5 ribu kepada setiap anak-anak yang datang ke rumah saya," ujarnya.

Hal yang sama juga ungkapkan oleh Olvi (23) warga Kota Pariaman, menurutnya Tradisi Manambang adalah satu pelengkap khusu di hari raya Idulfitri.

“Kadang kalau tidak ada anak-anak yang datang ke rumah, rasanya jadi aneh dan kurang lengkap,”paparnya

Lebih lanjut ia menyampaikan, uang yang akan diberikan kepada anak-anak sudah dipersipkan jauh jauh hari. Tapi ia membatasi kepada orang yang akan diberikan.

“Manambang khusus untuk anak-anak, kalau sudah dewasa tidak saya kasih apalagi yang sudah kerja,”terangnya.(h/rvo/mg/adl/mel)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]