Lebaran Pemuda Silaiang Bawah, Silaturahmi Tak Kenal Waktu Demi Kenangan Masa Kecil


Jumat, 08 Juli 2016 - 00:11:36 WIB
Lebaran Pemuda Silaiang Bawah, Silaturahmi Tak Kenal Waktu Demi Kenangan Masa Kecil SILATURAHMI MALAM--Sejumlah pemuda Silaiang Bawah, Kota Padangpanjang, berkodak ria usai mengunjungi rumah salah satu teman masa kecil mereka. Selama lebaran, pemuda Silaiang Bawah kerap saling mengunjungi saat sudah tengah malam, Jumat (8/7). APIZ

PADANG PANJANG, HALUAN - Seperti tak ada hari esok, tradisi sebagian pemuda Silaing Bawah ini dalam suasana lebaran memang tergolong unik, mereka saling mengunjungi kediaman teman-teman sepermainan di masa kecil. Mengambil momentum lebarang, mereka naik turun dari rumah ke rumah sejak  pukul 21.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

Pantauan Haluan, Jumat (8/7), belasan pemuda tampak berbondong-bondong dengan berjalan kaki mengunjungi satu per satu rumah teman masa kecil, dengan tujuan bersilaturrahmi dan tertawa lepas sembari bernostalgia menceritakan kisah-kisah masa kecil mereka.

Baca Juga : Harga Cabai Rawit di Lubuk Basung Tembus Rp80 Ribu Perkilogram

Ditemani secangkir minuman ringan dan kue lebaran, terlihat canda-tawa  keluar dari mulut pemuda yang semuanya masih berstatus bujangan itu. Ada yang  membuly dan menceritakan kisah memalukan semasa kecil, ada pula yang asik mengorek rencana untuk masa yang akan datang.

Salah seorang pemuda, Ibnu Salam mengatakan, kegiatan ini memang sengaja dilakukan pada malam hari lebaran, karena di siang harinya mereka sibuk dengan urusan dan kegiatan mereka masing-masing.

Baca Juga : Percantik Ibu Kota, DLH Agam Sediakan Ribuan Bibit Tanaman Hias dan Pohon Pelindung

"Kegiatan ini rutin dilakukan pemuda Silaiang Bawah saat malam hari, mengingat siangnya kami juga punya agenda masing-masing. Kami pun di sini memang teman lama dari kecil, baru saat lebaran inilah waktunya kami bisa berkumpul berasama, untuk sekedar bernostalgia dan tertawa bersama mengingat kisah masa kecil yang terkadang menggelikan," tutur Ibnu.

Pemuda lainnya, Ahmad Rasyid menilai, dalam menjalankan tradisi rutin ini terkadang ada rasa segan jika mengganggu keluarga teman yang sedang beristirahat, "Namun apa boleh buat, ini sudah jadi tradisi dan hanya ini waktu yang kami miliki untuk berkumpul bersama teman-teman lama dan keluarganya," ujar Rasyid. (h/mg-pis)

Baca Juga : Pasokan Berlimpah, Harga Cabai Merah Keriting Turun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]