Nagari Aie Dingin Punya Dua Hari Raya, Hari Ketiga Lebaran Jadi Hari Raya Adat


Sabtu, 09 Juli 2016 - 14:29:28 WIB
Nagari Aie Dingin Punya Dua Hari Raya, Hari Ketiga Lebaran Jadi Hari Raya Adat Ilustrasi-Net

LEMBAH GUMANTI, HALUAN -- Berbeda dengan nagari lain di Sumbar, di Nagari Aie Dingin mempunyai dua hari raya, yaitu Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Adat.

Untuk Hari Raya Adat baru dilakukan pada hari ke tiga setelah Hari Raya Idul Fitri, dengan menampilkan kesenian tradisional Minangkabau seperti Randai, Tari Piring, Silek, dan juga Pidato Adat.

Baca Juga : Pohon Tumbang di Tiku, BPBD Agam Lakukan Pembersihan

Bundo Kanduang Nagari Aie Dingin, Ratna Wilis kepada Haluan menuturkan, Hari Raya Adat yang digelar di Nagari Aie Dingin telah dilakukan secara turun temurun. Tujuannya pun untuk tetap menjaga kelestarian adat di Nagari Aie Dingin.

"Ini juga sebagai cara untuk tetap mewariskan adat kepada generasi muda. Apalagi saat ini serbuan teknologi sangat lah berbahaya kalau tidak bijak menggunakannya,"tukasnya.

Baca Juga : Harga Cabai Rawit di Lubuk Basung Tembus Rp80 Ribu Perkilogram

Selain sebagai langkah untuk pelestarian adat juga untuk memberi hiburan kepada perantau yang pulang kampung. "Kalau tidak ada kegiatan serupa ini perantau juga tidak betah di kampung,"ungkapnya.

Tahun ini sedikitnya melibatkan ratusan pemuda Aie Dingin untuk ikut dalam berbagai kesenian yang ditampilkan, seperti Tari Piring, Randai, Silek, Pidato Adat dan acara kesenian lainnya. (h/isr)

Baca Juga : Percantik Ibu Kota, DLH Agam Sediakan Ribuan Bibit Tanaman Hias dan Pohon Pelindung

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]