Tipu Daya Pogba untuk Mustafi, Fans United: Overrated atau Masa Bodoh?


Ahad, 10 Juli 2016 - 11:31:39 WIB
Tipu Daya Pogba untuk Mustafi, Fans United: Overrated atau Masa Bodoh? Mustafi (kiri) terkecoh oleh trik Pogba (kanan) dalam laga Semifinal Euro 2016. Tipuan ini menghasilkan umpan yang mengawali goal kedua Prancis yang dicetak Antoine Griezman dan memastikan Jerman pulang dengan tanpa hampa. IST

“Jika Pogba akhirnya menemukan tawaran dengan proyek yang lebih baik dari klub selain Juventus, otomatis Juventus harus merelakannya,” kata Mino beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Mediaset Premium.

 

Baca Juga : Tetap Lanjut Meski Pandemi, Jepang Bantah Olimpiade Tokyo 2021 Dibatalkan

Oleh : Juli Ishaq Putra*

Tipu daya kaki Paul ‘il Polpo’ Pogba di menit ke-72 berhasil mengelabui pemain belakang Jerman, Shkodran Mustafi, di laga semifinal EURO 2016. Tipu dayanya berujung umpan silang cantik ke depan gawang Jerman yang dijaga Manuel Neuer. Umpan itu dituntaskan Antoine Griezmann dengan sontekan ‘ala kadar’ yang mengubur mimpi Jerman mengawinkan gelar Piala Dunia dengan Juara Euro. Selain memastikan Prancis selangkah lebih dekat dengan gelar juara, tipu daya itu juga makin mengatrol nilai pemain yang pernah disia-siakan Manchester United (MU) pada 2012 silam.

Baca Juga : Hasil Liga Spanyol Semalam: Real Madrid dan Sevilla Petik 3 Poin

Berbagai spekulasi soal kemungkinan kepindahan Pogba ke klub kaya raya semakin nyaring terdengar. Media Inggris, seperti Dailymail.uk, ramai-ramai bilang Pogba sudah sepakat ke MU, tapi media Italia seperti Skysport lekas pula mengatakan Pogba tak tertarik kembali ke tempat itu. Belum lagi berita soal ‘Mamahnya Pogba’, yang mengaku sudah terlanjur sakit hati pada MU yang telah menyia-nyiakan bakat anaknya.

Berita #SagaPogba terus dikipas. Wanginya merayu netizen untuk terus membolak-balik portal sepakbola dan melihat perkembangan spekulasi kepindahan Pogba dari klubnya saat ini, Juventus. Memang sederetan klub kaya raya telah terang-terangan menaruh minat pada Paul, sebut saja Real Madrid, Barcelona dan MU. Nama terakhir, bagai bekas pacar yang sedang berdandan—merayu Pogba untuk pulang ke pelukan.

Baca Juga : Piala FA, Siapa yang Unggul antara Manchester United dan Liverpool?

Apakah Pogba tergoda, bisa jadi. Lihat saja dandanan MU di jendela transfer musim ini, riasan seperti Zlatan Ibahimovic dan Henrikh Mkhitaryan tentu sangat menggoda untuk dijadikan teman bermain selanjutnya oleh Pogba. Belum lagi riasan utama bernama Jose Mourinho, pelatih baru Setan Merah. Selain telah mengakui ketertarikan pada Pogba sejak masih menukangi Chelsea, sosok The Special One tentu saja selalu mengundang libido setiap pesepakbola untuk berada dalam arahannya. Jadi, wajar saja bila Pogba tergoda.

Di sisi lain, Juventus yang saat ini punya hak penuh atas Pogba, terlihat cukup santai menghadapai berbagai spekulasi yang berkembang seputar aset termahal mereka itu. Harga fantastis dipatok bagi klub yang menginginkan pemain berumur 23 tahun tersebut, tak kurang dari 120 Juta Euro. Jika teralisasi, tentu akan memecahkan rekor transfer milik Real Madrid saat merenggut Gareth Bale dari White Hart Lane kandang Tottenham Hotspur.

Baca Juga : Arsenal Disebut Berjudi Jika Merekrut Martin Odegaard

Direktur Juventus Giuseppe Moratta kepada El Mundo Deportivo beberapa waktu lalu mengatakan, jika ada yang menginginkan Paul Pogba, maka klub bersangkutan harus bernegosiasi dengan Juventus. “Klub mana pun yang menginginkan Paul harus mendatangi kami, bukan agennya,” kata Moratta.

Satu orang yang paling berpengaruh atas perkembangan spekulasi kepindahan Pogba memang sang agen, Mino Raiola. Orang Gila Bola (Gibol) mana yang tak mengenal agen pemain kelas atas yang cerdik menghasilkan keuntungan dari setiap transaksi yang melibatkan kliennya. Sebelumnya, Mino juga berandil besar dalam kesepakatan Zlatan dan Mikhi ke Old Trafford. Dan tak menutup kemungkinan, Mino bisa mencetak hattrick transfer melalui #SagaPogba, untuk memuaskan hasrat United Fans (fans MU) pada skuat gemerlap, demi menyonsong musim depan, dan melupakan musim-musim suram beberapa tahun belakangan.

“Jika Pogba akhirnya menemukan tawaran dengan proyek yang lebih baik dari klub selain Juventus, otomatis Juventus harus merelakannya,” kata Mino beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Mediaset Premium.

Banyak mantan pemain Juventus yang memiliki hubungan emosional yang baik dengan Sang Kekasih Italia tersebut. Sebut saja, Pavel Nedved, legenda yang saat ini menjadi salah satu direktur di klub tersebut.

Ibrahimovic pun demikian. Dalam otobiografinya berjudul I Am Zlatan, ia tuliskan bahwa Juventus punya tempat sendiri di hatinya, dan amat berpengaruh besar dalam perkembangan karirnya. “Di Juventus, dunia membuka mata dan melihat saya,” kata Ibrakadabra.

Mau yang lebih wah, Nicklas ‘Lord’ Bendtner yang tenar sejak di Arsenal, meskipun hanya beberapa kali mengenakan jersey Juve di pertandingan resmi, ‘beliau’ tetap tulus memberikan dukungan di akun Twitternya untuk Juventus, saat Juve bertemu Barcelona di Final Liga Champion dua tahun lalu.

Mengingat beberapa mantan pemainnya begitu menghormati Sang Nyonya Tua, apakah Pogba akan langsung terpana dengan godaan 300 ribu pound per pekan, yang kabarnya akan disodorkan MU kepadanya. Ataukah ia merasa masih perlu berbakti pada Juve yang telah memberikan kepercayaan penuh kepadanya. Entahlah.

Beberapa Fans United tampak sepakat dengan statemen mantan pesepakbola Inggris, Gary Lineker, yang lewat akun twitternya menilai Pogba sebagai pemain yang overrated (dihargai terlalu berlebihan), kemahalan. Harga 120 Juta Euro dinilai terlalu tinggi untuk il Polpo Paul. Artinya, tak semua Fans United berharap Pogba mendarat di Manchester dengan harga setinggi itu. Mereka pikir, uang sebesar itu lebih baik digunakan untuk mengilatkan lini pertahanan The Red Devil yang keropos beberapa tahun belakangan.

Tapi, banyak juga Fans United yang berharap besar akan kepulangan Pogba ke Old Trafford. Berapapun harganya, masa bodoh. Toh, yang akan keluar uang Malcolm Glazer sang pemilik klub, bukan uang mereka.

Pogba sendiri saat ini tentu tak ingin sibuk dengan karir klubnya. Ia jelas sedang fokus pada peluang meraih gelar pertamanya bersama Timnas Senior Ayam Jantan. Bahkan, bersama rekan senegaranya di Juventus, Patrice Evra, keduanya mengirim signal untuk meminta tambahan waktu istirahat selepas partai final euro nanti. Gunanya, bisa untuk merayakan kemenangan bersama rakyat Prancis; atau bisa untuk menangisi kekalahan dari Portugal di rumah sendiri; atau untuk mempersiapkan diri bagi Juventus yang bersangatan rindu pada gelar eropa; atau malah mencari-cari hunian terbaik di Manchester untuk ditempati di kehidupan selanjutnya. Siapa tahu?. (*)

*Penulis adalah wartawan Harian Haluan

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]