Ada ‘Bau’ Korupsi Berjamaah di Pertambangan Sawahlunto


Ahad, 10 Juli 2016 - 14:53:42 WIB
Ada ‘Bau’ Korupsi Berjamaah di Pertambangan Sawahlunto ilustrasi tambang batubara

PADANG, HALUAN – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumbar mengindikasikan ada 12 perusahaan tambang di Kota Sawahlunto ke KPK yang melakukan tindakan korupsi. Ke 12 perusahaan tersebut adalah CV. D, CV. K, CV. M, CV. T, PT. A, PT.A, PT. B, PT. B, PT.D, PT.G, PT. N dan PT. P yang izinnya dikeluarkan dalam rentang waktu tahun 2010-2015 oleh Dinas Perindagkop Kota Sawahlunto.

Dari hasil analisis yang dilakukan tim hukum Walhi Sumatera Barat, ”kedua belas perusahaan tersebut terindikasi melakukan tindak korupsi, yaitu perusahaan tidak menaati ketentuan pasal 128 UU Miberba. Mereka diduga kuat tidak membayar royalti dan landrent sesuai jumlah yang ditentukan, dimana total produksi batubara di Sawahlunto dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2015 adalah 1.588.804,15 ton. Seharusnya dengan harga 632.000/ton, negara menerima PNBP  berupa royalti sebesar Rp60.247.453.368. Namun PNBP yang diterima pada sektor ini hanya Rp24.247.453.368. Selanjutnya, total luas IUP adalah 4.115 78 ha. Dengan asumsi rata-rata 11.000 dollar, maka setidaknya PNBP yang harusnya diterima negara selama lima tahun terakhir adalah Rp641.674.000, namun yang diterima hanya Rp24.574.000. Potensi kerugian negara dari praktek korupsi jamaah pengusaha dan pemerintah daerah ini sebesar Rp57.000.000.000 dari royalti, Rp617.100.000 dari landrent, dan kerugian di sektor PNBP akibat tidak dipenuhinya ketentuan IPPKH setidaknya senilai Rp95.416.265.707. Total dugaan kerugiaan Negara Rp152.477.957.707,” papar Direktur Walhi Sumbar, Uslaini, baru-baru ini.

Dijelaskannya, bahwa di Kota Sawahlunto terdapat 12 IUP Batubara, dan hanya 2 perusahaan saja yang memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Kami melihat ada indikasi korupsi yang terjadi, tetapi aparatur negara membiarkan semua pelanggaran ini terjadi bertahun-tahun. Ini harus dihentikan. Perlu segera dilakukan pemeriksaan oleh KPK sehingga potensi kerugian negara bisa dikurangi. (h/mg-ang/mg-mel)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]