Hindari Jalur Macet, Silakan Lewat Jalur Sicincin-Malalak yang Sepi dan Lancar


Ahad, 10 Juli 2016 - 19:58:29 WIB
Hindari Jalur Macet, Silakan Lewat Jalur Sicincin-Malalak yang Sepi dan Lancar JALUR SICINCIN-MALALAK---Seorang pengendara melewati jalur Siciincin Malalak, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Minggu (10/7). Jalur tersebut dijadikan sebagai jalur alternatif untuk menghindari macet di kawasan Kayu Tanam dan Padang Panjang. RIVO SEPTI ANDRIES

MALALAK, HALUAN—Hari ini, Minggu (10/7), diprediksi sebagai puncak arus balik mudik. Khusus di Sumatera Barat jalan Padang-Bukittinggi terutama di kawasan Kayu Tanam dan Padang Panjang mengalami kemacetan panjang.

Pengendara diharapkan menghindari jalur tersebut, dan memilih jalan Sicincin-Malalak dengan panjang 43,8 kilometer atau dapat ditempuh dari Sicincin menuju Padang Lua, Agam dengan waktu 1 jam, 7 menit.

Baca Juga : Alhamdulillah! Bayi Penderita Ekstrofi Bulli Bladder di Solok Dibantu Anggota DPR

Di Jalur ini termasuk sepi dari pengendara, dan dapat melaju dengan lancar, serta tidak ada kemacetan. Namun perlu kewaspadaan melewati jalur Balingka tersebut, karena topografi menyebabkan jalan menjadi berliku, pendakian dan penurunan.

Jika memasuki pengendara masuk dari arah Sicincin harus memperhatikan penyempitan jalan di Koto Mambang, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, tepatnya sekitar 200 meter dari Simpang Koto Mambang.

Baca Juga : Alokasi Pupuk Bersubsidi di Solsel Berkurang, Tidak Cocok dengan Target Tanam

Setelah memasuki wilayah Kabupaten Agam,tepatnya di Nagari Malalak, konsentrasi pengendara perlu ditingkatkan , ada empat titik penyempitan jalan karena kendala pembebasan lahan yang harus diperhatikan.

Salah satunya di Jorong Balai Satu, dilokasi ini, pengandara terutama yang membawa mobil hanya bisa bergantian masuk dengan mobil dari arah depan.

Baca Juga : Jadi Biang Kerok Banjir, DPRD Sumbar Dorong Percepatan Normalisasi Batang Lembang

Jalur lain yang harus menjadi perhatian adalah di Bukik Malanca, khusus dilokasi ini ada warga yang membantu mobil bergantian untuk masuk, dan mereka meminta imbalan uang sebagai ganti jasanya,

Selanjutnya penyempitan jalan terjadi di Jorong Campago dan Toboh Malalak Timur. Jika ditotal ada lima lokasi jalan yang mengalami penyempitan.

Baca Juga : Kodim 0305 Pasaman Temukan Kesadaran Warga Patuhi Prokes Masih Rendah

Tikungan dan Lampu Jalan

Hal lain yang diwaspadai adalah tikungan disertai penurunan dan tanjakan, memaksa konsentrasi pengendara untuk dapat mengontrol laju kendaraannya.

Dari pantauan Haluan, disalah satu tikungan terdapat bekas kecelakaan berupa pecahan kaca, serta tiang pembatas jalan dengan jurang yang rusak bekas dihantam mobil.

Selain itu, jika melewati jalan Sicincin-Malalak di malam hari pengendara harus lebih hati-hati, karena hampit disepanjang jalan tidak ada lampu penerangan yang berfungsi. Meski tiang-tiang lampu penerangan masih berjejer disepanjang jalan.

Namun kondisi lampu tersebut rusak dan diduga dicuri. Hal itu terlihat karena kotak penyimpanan batrai lampu penerangan tersebut sudah kosong dan menyisakan kabel-kabel.

Hal lain yang perlu dilakukan saat melewati jalur tersebut dimalam hari, usahakan melaju dengan iring-ringan minimal dengan dua mobil atau beberapa motor. Hal ini untuk mengatisipasi adanya tindakan kriminal karena tidak adanya lampu penerangan yang membuat lokasi menjadi gelap.

Tak hanya itu, jika cuaca sedang hujan lebat, diharapkan hindari jalur tersebut. Karena di Jorong Ambacang atau warga menyebutnya puncak Ambacang, sering terjadi longsor, baik berupa tanah atau pun bongkahan batu.(h/rvo)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]