Ditipu Pelaku yang Mengaku Rektor UNP, Mahasiswa Teknik Merugi Rp1 juta


Rabu, 13 Juli 2016 - 14:41:52 WIB
Ditipu Pelaku yang Mengaku Rektor UNP, Mahasiswa Teknik Merugi Rp1 juta Ilustrasi/Net

PADANG, HALUAN—Eko Irwan, Mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang (UNP) menjadi korban penipuan melalui pesan singkat di gawainya, dan mengalami kerugian sebanyak Rp1 juta. Pelaku mengaku sebagai Rektor UNP Ganefri dan Wakil Rektor III UNP Syahrial Bakhtiar.

Kepada Haluan, Rabut (13/7), korban mengaku mendapat pesan singkat di gawainya sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam SMS tersebut, pelaku yang mengaku Warek III UNP Syahrial Bachtiar dan menyatakan bahwa Eko Irwan terpilih sebagai utusan kampus untuk mengikuti acara tingkat nasional, mendampingi Rektor UNP terpilih Ganefri.

“Saya diminta menghubungi nomor yang tertera. Saya lakukan tapi tidak diangkat. Sesaat kemudian, saya dihubungi balik oleh nomor tersebut, dia mengaku Rektor Ganefri, dan saya diminta mengirim uang minimal Rp1 juta sebagai akomodasi, dengan janji uang itu akan diganti sebesar Rp3 juta setelah acara,” kata Eko.

“Saya agak curiga. Tapi dia (penipu-red) pandai sekali meyakinkan saya. Dia tahu jurusan dan tahun angkatan saya. Gaya bicaranya meyakinkan,” lanjut Eko.

Terpikat oleh rayuan tersebut, akhirnya Eko mentransfer uang sebesar Rp998 ribu ke rekening BRI 2022.0100.0898.538 CPM Air Haji atas nama Anggrisma Purbo Vira. Namun, Eko baru sadar telah ditipu saat bertanya kepada salah seorang saudaranya.

“Saya cari tahu nomor HP Pak Ganefri setelah itu, ternyata nomornya berbeda dengan nomor yang menelfon itu. Saya telah tertipu,”sesalnya. (h/mg-sas)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 01 Agustus 2018 - 13:30:52 WIB

    Penipuan Modus Jual Gadget, Korban Ditipu Uang Palsu

    Penipuan Modus Jual Gadget, Korban Ditipu Uang Palsu PADANG, HARIANHALUAN.COM—Unit Reskrim Polresta Padang menerima laporan dari korban kejahatan penipuaan dalam jual beli barang elektronik dalam jaringan (daring/online). Korban bernama Muthia mengaku dibayar menggunakan uang.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]