Pemekaran Nagari Makan Waktu, Pemkab Pasbar Butuh Perda


Kamis, 14 Juli 2016 - 21:39:16 WIB
Pemekaran Nagari Makan Waktu, Pemkab Pasbar Butuh Perda Nagari/Ilustrasi-Net

PASBAR, HALUAN -- Pemekaran nagari tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan proses panjang untuk pemekaran nagari, verifikasi, hingga Peraturan Daerah (Perda).

Menurut Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sumbar Mardi kemarin (114/7), pemerintah kabupaten/kota yang mengajukan pemekaran nagari seharusnya sudah melalui tahap demi tahap.

"Kalau bisa pemerintah kabupaten/kota bergerak agar proses pemekaran nagari ini bisa terlaksana," jelas Mardi melalui pesan di whatsApp kepada Haluan.

Ia menambahkan, Pemprov Sumbar sifatnya menunggu usulan permintaan nomor registrasi nagari yang akan dimekarkan. Provinsi juga memberikan masukan jika daerah kesulitan dalam melewati tahap yang sudah ditentukan.

"Tapi sejauh ini belum ada yang mengusulkan. Apalagi memproses itu membutuhkan waktu lama. Untuk itu kita minta kepada kabupaten/kota agar mengusulkan nomor registrasi nagari,"ulas Mardi menegaskan.

Sementara itu Kabag Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat Edison Zalmi kepada Haluan kemarin (14/7), mengakui pemekaran nagari ini memakan waktu lama. Proses panjang akan dilewati seperti verifikasi setelah itu dituangkan ke dalam Ranperda hingga Perda. Persetujuan bupati, bupati mengajukan ke DPRD, diparipurnakan hingga menjadi Perda.

Ia menambahkan, Pasbar saat ini mengajukan 77 nagari tambahan atau pemekaran ke provinsi. Namun, melihat kondisi nagari Pasbar yang ada saat ini kemungkinan besar lebih dari 77 nagari. Karena salah satu syarat pemekaran nagari adalah jumlah penduduk minimal 4 ribu atau 800 KK. (h/ows)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]