Wako Akan Jatuhkan Sanksi Tegas, Jika 2 Anak Harimau Mati Karena Tindak Kekerasan


Sabtu, 16 Juli 2016 - 16:42:27 WIB
Wako Akan Jatuhkan Sanksi Tegas, Jika 2 Anak Harimau Mati Karena Tindak Kekerasan Ramlan Nurmatias
BUKITTINGGI, HALUAN—Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias sangat menyayangkan kematian dua ekor anak harimau Sumatra di TMSBK Bukittinggi. Jika nanti terbukti ada tindakan kekerasan yang menyebabkan kematian dua satwa langka itu, maka dia akan menjatuhkan sanksi tegas kepada petugas yang bertanggung jawab.
 
“Kami sangat prihatin sekali. Sungguh amat kita sayangkan, rencananya Pemko malah mau menambah koleksi binatang di TMSBK,” kata Ramlan kepada Haluan seusai meresmikan Mushalla Baabul Taubah di Komplek SMAN 3 Bukittinggi, Sabtu tadi (16/7).
 
Menurut laporan yang ia terima, kedua ekor anak harimau tersebut mati karena ada dugaan kelainan genetik. Namun untuk kepastiannya ia masih menunggu hasil otopsi dari dokter hewan BKSDA Provinsi Sumbar.
 
"Dua ekor anak harimau itu berusia sekitar enam bulan. Ia sudah hampir satu bulan dalam perawatan di BKSDA Padang, sebelum mati anak harimau tersebut sudah sering sakit sakitan dan sudah sering kita rujuk ke Padang. Keduanya mati tiga hari sesudah Lebaran," kata Ramlan.
 
Sebelumnya beredar kabar, kematian dua anak harimau yang bernama Thamrin dan Sarinah itu akibat perlakuan tidak wajar dari pawangnya. Termasuk kelalaian dalam memberikan makan kepada dua satwa yang dilindungi itu.
 
“Kami dapat cerita, dua anak harimau itu mati akibat tindak kekerasan dari pawangnya dan makanannya yang terabaikan. Selain itu, kami juga dengar kabar di TMSBK sebelumnya juga sudah mati dua ekor harimau dahan,” kata seorang warga yang tinggal di Kampung Cino, Bukittinggi.  
 
Walikota membantah, jika kematian kedua anak harimau tersebut akibat kekerasan. Namun demikian  jika nanti dari hasil autopsi ditemukan kekerasan, tidak tertutup kemungkinan sanksi yang tegas akan diberlakukan kepada petugas yang bertanggung jawab di TMSBK.
 
"Insya Allah minggu depan hasil autopsi terhadap anak harimau itu akan kita terima dan hasilnya akan kita publikasikan kepada masyarakat," jelas Ramlan
 
Ramlan juga megaku belum dapat laporan tentang adanya dua harimau dahan yang mati di TMSBK sebelum kematian dua anak harimau Sumatra itu. (h/ril).

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]