Imbauan Tim 9 Tak Digubris Pelaku


Selasa, 19 Juli 2016 - 05:46:35 WIB
Imbauan Tim 9 Tak Digubris Pelaku

BATAM, HALUAN — Pelaku reklamasi Sagulung, CV Amstrong Batam milik Harianja dan Beni Hasibuan masih saja melakukan aktivitas bongkar muat tanah untuk melakukan penimbunan di pesisir pantai Perumahan Phoenix, Kelu­rahan Sei langkai Kecamatan Sagu­lung. Padahal sebelumnya tim 9 sudah melakukan himbauan agar dalam masa iventarisasi belum boleh ada kegiatan operasional reklamasi.

Salah seorang warga perum phoenix, Andri menyatakan bahwa lalu lalang dum truck dengan muat­an tanah tetap saja ada setiap harinya dengan melewati jalan di depan perumahannya. “Setiap hari masih lewat kok, malah di siang hari mobil tersebut masih melangsungkan aktifitasnya,” sebutnya.

Baca Juga : Lari Pagi Bersama Sandi Uno, Audy Joinaldy Bahas Strategi Pengembangan Pariwisata Sumbar

Diungkapkan Andri, dump truck tersebut melakukan pemuatan tanah di belakang kantor brimob Barelang, di mana melalui jalan perumahan rabayu dan dibongkar di pesisir pantai perumahan Phoenix.

Imbas dari aktifitas bero­perasi­nya dump truck pelaku rekla­masi di tengah pemukiman warga tersebut, membuat akses jalan menuju peru­mahan warga menjadi rusak parah dan sulit dilewati.

Baca Juga : Khusus Januari-Februari, Emersia Hotel Batusangkar Beri Paket Khusus Spesial Deal Rindu

“Jalan rusak ini sudah lama dibiarkan berlangsung bahkan tahunan tanpa pernah ada perbaikan sama sekali,” tuturnya.

Padahal, jalan tersebut meru­pakan akses penting warga untuk melewati perumahan serta adanya beberapa sekolah negeri yang ada dalam lingkungan tersebut.

Baca Juga : Tiket Masuk Wisata Pantai Gandoriah Bakal Mulai Gunakan Sistem Elektronik

Sementara warga lainnya, Dodi mengungkapkan hal senada perihal rusaknya jalan mereka akibat lalu lalang dump truck di pemu­kiman­nya. “Seolah pemerintah membiar­kan saja mas, bayangkan saja kalau hari hujan seperti sekarang jalan semakin susah untuk dilalui dengan kendaraan roda dua,” sebutnya.

Diceritakannya, warga yang melewati jalan tersebut ketika hujan sering mengalami kecelakaan akibat dari tidak terlihatnya lobang yang tertutup air serta jalan menjadi licin.

Baca Juga : Sebelum Berwisata, Cek Dulu Prakiraan Cuaca Destinasi Wisata Sumbar Berikut Ini

Sebelumnya, warga perumahan Rabayu yang langsung dikomandoi Lurah Tembesi, Siarman bersama timnya sudah pernah melakukan blokade jalan akibat kegiatan rekla­masi yang memberi dampak negatif terhadap warga.

“Warga sering mengeluh kepada kami perihal jalan yang rusak akibat lalu lalang dumtruck, sehingga ada inisiatif mereka untuk melakukan penyetopan,” ujar Siarman ketika itu. Namun, setelah adanya mediasi antara pihak pengembang yakni Cv Ams­trong Batam milik Harianja dengan warga, masih juga belum ada solusi untuk memperbaiki jalan tersebut.

Di tempat berbeda, salah se­orang warga yang namanya tidak ingin ditulis mengungkapkan bahwa permasalahan jalan tersebut syarat dengan adanya unsur penyuapan antara pihak pengembang dengan ketua RT dan RW setempat sehingga berjalan dengan mulus.

“Sebelumnya dalam perjanjian beberapa tahun dulu sudah dibuat di atas matrai bahwa pengembang akan memperbaiki jalan tersebut namun sampai sekarang masih terbengkalai,” katanya.  (hk)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]