APBDES Kolok Mudik 2016 Prioritaskan Jalan Sentra Produksi dan Irigasi


Selasa, 19 Juli 2016 - 06:05:03 WIB
APBDES Kolok Mudik 2016 Prioritaskan Jalan Sentra Produksi dan Irigasi Kepala Desa Kolok Mudik Fatrionaldi di pembukaan ruas jalan sentra produksi. (FADILA)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Pembukaan jalan sentra produksi, jalan desa dan irigasi menjadi prioritas utama bagi Desa Kolok Mudik, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, dalam program pem­bangunan yang tertuang dalam APBDes tahun 2016.

Setidaknya terdapat lima titik pembuatan dan rehab saluran irigasi, lima titik rehap dan pem­buatan jalan desa, dua titik pem­bukaan jalan sentra produksi, serta satu rehab taman kanak-kanak.

Baca Juga : Dikawal Brimob, Ribuan Vaksin Covid-19 Sampai di Pasbar 

“Khusus untuk pembangunan fisik, dari 13 program pem­ba­ngunan yang telah direncanakan menyedot anggaran sebesar Rp1,1 miliar,” ujar Kepala Desa Kolok Mudik, Fatrionaldi, Senin (18/7).

Secara keseluruhan, menurut Fatrionaldi, Desa Kolok Mudik mendapatkan alokasi anggaran APBDes 2016 mencapai Rp2,1 miliar. Dimana 70 persennya, Rp1,4 miliar lebih ditujukan untuk pembangunan dan bidang pem­berdayaan masyarakat.

Baca Juga : Tahun Ini, 25 Nagari di Agam akan Menggelar Pemilihan Wali Nagari

Saat ini, menurut bapak satu anak itu, pembukaan jalan sentra produksi, yang berada di ruas Batu Dingin menuju Parak Kunyit Dusun Tanjung Medan sudah dikerjakan dan hampir rampung.

Dengan anggaran Rp80 juta, ruas Batu Dingin menuju Parak Kunyit mampu dibuka sepanjang satu kilometer dengan lebar jalan 7 meter. Ruas Batu Dingin – Parak Kunyit melintasi banyak per­kebunan masyarakat.

Baca Juga : Selasa Depan, 1.292 Tenaga Kesehatan di Agam Jalani Vaksinasi Covid-19

Harapannya, lanjut Fatrionaldi, pembukaan jalan sentra produksi akan mempermudah masyarakat yang bertani dan berkebun dalam membangun usaha di sektor per­tanian. Selain itu, pembukaan jalan sentra produksi juga bisa meng­hidupkan lahan tidur yang belum dikelola masyarakat.

Sesuai dengan aturan yang ada, APBDes atau pemanfaatan dana desa diprioritaskan untuk pem­bangunan jalan-jalan desa, irigasi, yang tujuannya untuk mening­katkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga : Disdik Solsel Bahas Kelanjutan Sekolah Tatap Muka

Dari lima titik pembuatan dan re­hab irigasi, beberapa di antaranya su­dah mulai dikerjakan sebelum rama­dan lalu. Pembuatan dan rehab irigasi diharapkan mampu mening­katkan produksi pertanian masya­rakat.

Program pembangunan ter­besar, ujar Fatrionaldi, berada pada pembukaan jalan Dusun Tanjung Medan, yang membutuhkan ang­garan Rp200 juta. Dengan sistem padat karya, diperkirakan dengan dana itu bisa membuka jalan yang lebih panjang, dibandingkan de­ngan sistem proyek, yang meli­batkan pihak ketiga atau kon­traktor.

Selain untuk peningkatan pere­konomian, kawasan pertanian, khususnya sawah yang ada di Desa Kolok Mudik, juga menjadi areal cocok tanam dalam pengembangan komoditas padi Gadang Rumpun, yang merupakan komoditas padi lokal Sawahlunto.

Bagi pria kelahiran 2 Februari 1983 itu, meningkatnya dana APBDes Kolok Mudik mem­beri­kan manfaat yang besar bagi masyarakatnya. Gerak pemba­ngunanpun terasa lebih cepat.

Yang tidak kalah pentingnya, program pembangunan desa dapat lebih sesuai dengan aspirasi dan keinginan masyarakat. Sebab, dalam menetapkan rencana dan pelaksanaan pembangunan, meli­batkan masyarakat.

“Penetapan program pemba­ngunan melalui proses yang pan­jang. Mulai dari RPJMDes, RK­PDes, hingga ke APBDes dikawal langsung masyarakat. Begitu juga dengan pelaksanaannya, juga dilakukan langsung masyarakat,” ujar Kades muda tersebut.

Di sisi lain, Kolok Mudik juga melakukan program pem­berda­yaan yang meliputi kegiatan PA­UD, kegiatan Posyandu Balita, kegiatan Linmas, dan pembinaan seni budaya, serta pembinaan keagamaan dan MTQ.

Fatrionaldi mengaku sangat bersyukur, semakin besarnya anggaran yang tercurah langsung ke desa, dan sistem pembangunan yang mengedepankan padat karya, membuat peluang kerja terbuka lebar, pembangunanpun berjalan lebih cepat.

“Perhatian pemerintah kota, terutama dalam pengarahan dan system administrasi, juga membuat pemerintahan desa semakin ter­bantu,” pungkasnya. (h/dil)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]