SMPN 2 Isi MPLS dengan Sosialisasi Narkoba


Selasa, 19 Juli 2016 - 06:05:57 WIB
SMPN 2 Isi MPLS dengan Sosialisasi Narkoba SMPN 2 Sawahlunto gelar sosialisasi dan tes urine bagi siswa baru hari pertama MPLS. (RIKI YUHERMAN)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Pelaksanaan Masa Penge­nalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau yang dahulunya Masa Orientasi Sekolah (MOS) di SMPN 2 Sawahlunto diisi dengan sosialisasi dan tes urine bagi siswa baru oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sawahlunto, Senin (18/7) di Aula sekolah.

“Sengaja hari pertama se­kolah bagi siswa baru kita berikan sosialisasi terkait per­masalahan narkoba dan tes urine, untuk antisipasi agar siswa yang ada terbebas atau mampu menahan diri untuk tidak mencoba dan terpengaruh akibat narkoba tersebut,” kata Nuryadi, Kepala SMPN 2 Sa­wahlunto kepada Haluan.

187 siswa baru ini, sebut­nya, akan diberikan pembe­kalan diri selama melaksanakan MPLS, baik yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan budi pekerti juga peng­galian bakat yang dimiliki setiap siswa. Selain itu lan­jutnya, pihak sekolah juga mengundang orangtua siswa untuk mengantar anaknya diha­ri pertama sekolah dengan harapan orangtua atau wali murid dengan pihak sekolah punya komitmen untuk bersa­ma sama melakukan pendi­dikan kepada anak serta akan terjalin komunikasi antar ke­duanya.

Kepala BNN Kota Sawah­lunto, Guspriadi, di dampingi Kasi pencegahan Kapten Inf.­Muryanto menyebutkan, lang­kah yang diambil oleh SMPN 2 sangatlah tepat dan cerdas, dimana dalam upaya mela­kukan pencegahan dan pem­berantasan peredaran gelap narkoba dikota ini sangat diper­lukan kerjasama semua pihak termasuk elemen sekolah. Pi­hak­nya sangat mengapresiasi langkah yang diambil untuk menggandeng BNN Kota Sa­wahlunto untuk mengisi hari pertama sekolah ini.

“Usia Sekolah menengah pertama merupakan usia rentan bagi remaja untuk mencari jati diri, bahkan ada sebagaian dari remaja itu mencoba hal hal baru termasuk mencoba dan mengenal narang haram yakni narkoba, namun dengan pem­berian pemahaman akan dam­pak buruknya narkoba dari usia sekolah ini, diharapkan mampu membendung dan memben­tengi generasi muda yang ada dari pengaruh dan pemakian serta peredaran narkoba terse­but,” katanya.

Pemerintah sebut Gus­pria­di, telah menyatakan perang terhadap narkoba, narkoba dinilai telah mampu membuat suatu bangsa atau generasi menjadi hancur, tidak sedikit masyarakat yang terjerumus ke dalam lembah narkoba menjadi sengsara tidak saja diri pribadi tapi juga keluarga dan ling­kungan. Belum lagi tidak ada satu profesi pun yang terbebas dari jeratan narkoba membuat semua pihak harus turun tangan untuk mencegah dan memberantasnya.(h/mg-rki)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]