Peringatan Hari Lingkungan Hidup

Siamang dan Kera Bulu Kuning Mulai Langka


Selasa, 19 Juli 2016 - 06:46:13 WIB
Siamang dan Kera Bulu Kuning Mulai Langka

LIMAPULUH KOTA, HALUAN—Sebagian besar spesies baik satwa maupun tumbuhan teran­cam punah karena peru­sakan habitat dan perbu­ruan. Berdasarkan data IUCN, di Indonesia terda­pat dua spesies satwa ka­tegori punah, 66 spesies berkategori kritis dan 167 spesies kondisi genting. Begitu juga tumbuhan, satu spesies punah, 115 spesies kritis dan 72 berstatus genting.

Sedangkan satwa liar yang mulai langka di Kabu­paten Limapuluh Kota yang diduga akibat kerusakan hutan, diantaranya siamang di Landai Nagari Harau, kera berbulu kuning yang ter­dapat di Gurun Kecamatan Harau.

“Menyikapi hal ini, pemerintah telah mene­gaskan upaya perlindungan terhadap tumbuhan dan satwa liar,”  ujar Bupati Limapuluh Kota ketika membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Pe­ringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2016 tingkat Kabupaten Limapuluh Ko­ta di halaman kantor bupati, Senin (18/7).

Disebutkan, Indonesia merupakan rumah bagi 17% total spesies yang ada di dunia Namun, tidak sedikit persoalan yang dihadapi dalam keragaman hayati tersebut. Karena itu, Indonesia aktif mem­be­rantas kejahatan perdaga­ngan TSL (wildlife crime).

Lebih lanjut dijelaskan, wildlife crime telah men­jadi Transnational Organized Crime dan diposisikan se­ba­gai kejahatan luar biasa, seperti korupsi, pencucian uang, kejahatan teror­ga­nisir, senjata api ilegal, obat-obatan, dan te­rorisme.

“Kita berharap momen hari lingkungan hidup ini dapat menjadi alarm tanda siaga kita untuk terus beru­paya dan bekerja keras mengatasi berbagai ma­salah lingkungan dan ke­hutanan yang banyak, kom­plek dan rumit,” ujar Irfendi ketika membacakan pidato menteri. (h/zkf)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]