Bukittinggi Kembali Raih Adipura


Selasa, 19 Juli 2016 - 06:55:44 WIB
Bukittinggi Kembali Raih Adipura Walikota Bukit­tinggi, Ramlan Nur­matias

BUKITTINGGI, HALUAN — Puluhan tahun tidak bersemayam di Bukittinggi. Kini piala  yang sudah lama hilang tersebut, sukses direbut dan bersemayam kembali ke Kota Bukittinggi.

Kerja keras yang dila­kukan Pemko Bu­kit­ting­gi bersama seluruh stake­hol­der dan masya­ra­kat kota untuk menciptakan Kota Bukit­tingi bersih dan nya­man, akhirnya berbuah manis. Piala Adipura se­­bagai lam­bang supremasi tertinggi bagi kota terbersih berwa­wasan lingkungan hi­dup, berhasil diraih Kota Bukit­tinggi.

Hebatnya lagi, untuk di wilayah Sumbar, hanya Kota Bukittingi satu-satu­nya kabu­paten/kota yang men­dapat­kan nilai tertinggi dalam penilaian Adipura tahun ini.

“Alhamdulillah, Kota Bu­kit­­tinggi berhasil meraih piala Adipura tahun ini. Piala Adi­pura tersebut akan dise­rah­kan langsung  Presiden RI, Joko Widodo pada 22 Juli men­datang di Istana Siak, Riau,” ujar Walikota Bukit­tinggi, Ramlan Nur­matias kepada wartawan dalam jum­pa pers di Balai­kota, Senin (18/7).

Menurut Ramlan, men­je­lang penjemputan piala Adi­pura ke Siak, Pemko Bukit­tinggi sudah menyiap­kan panitia penyambutan piala Adipura yang akan dibawa ke Kota Bukittingi. Pemko Bu­kit­­tinggi merasa bersyukur sekali, karena piala Adipura yang sudah lama hilang terse­but dapat kembali diraih.

Suksesnya Kota Bukit­tingi merebut piala Adi­pura, tidak lepas dari se­mangat warga kota dalam memelihara lingkungan hi­dup, memelihara kebersihan dan keindahan  kota. Di samping itu, juga berkat kerja keras segenap apara­tur peme­rintahan dalam meng­galak­kan program Jumat bersih.

Namun demikian, kata  Ramlan, penghargaan Adi­pura itu  bukanlah suatu tujuan akhir, melainkan yang terpenting adalah ba­gai­mana dapat mengubah budaya dan perilaku ma­sya­rakat Kota Bukittinggi, agar terus hidup bersih, serta meneruskan program-pro­gram yang telah dilak­sana­kan selama ini. Ramlan berharap, piala Adi­pura yang diraih dapat di­rasa­kan seluruh lapisan masya­ra­kat kota.

“Kami berharap peng­hargaan Adipura yang di­raih ini manfaat dan dam­pak­nya bisa dirasakan oleh semua masyarakat kota. Dan kita mengakui, masih ada keku­rangan yang harus mendapat perhatian serius dan akan menjadi bahan evaluasi ke depannya,” ujar Ramlan.

Terpisah, Kepala Kantor lingkungan Hidup (KLH) Kota Bukittingi, Mardison juga merasa bersyukur atas diraihnya kembali piala Adi­pura yang sudah lama hilang tersebut. Sebab, semenjak dari era Refor­masi pada tahun 1998 si­lam, piala Adi­pura tidak lagi bersemayam di Bukit­tinggi.

Menurut Mardison, se­be­lum­nya Bukittingi pernah memboyong piala Adipura itu secara berturut-turut da­lam kurun waktu lima ta­hun, yakni pada tahun 19­91-1995. Atas keberhasilan Bukittinggi meraih Adipura dalam lima tahun itu, maka pada tahun 1996-1997 Kota Bukittingi berhasil meriah Adipura Kencana.

“Semenjak tahun 1998 hingga 2015, piala Adipura tidak lagi bersemayam di Bukittinggi. Dan Alham­dulillah, tahun ini piala Adi­pura yang hilang tersebut berhasil diraih kembali,” pungkas Mardison. (h/tot)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]