Pasbar Masih Tertinggal, 26 Jorong Tak Disentuh Jaringan


Selasa, 19 Juli 2016 - 07:00:00 WIB
Pasbar Masih Tertinggal, 26 Jorong Tak Disentuh Jaringan Ilustrasi.

PASAMAN BARAT, HA­LUAN — Kabupaten Pasaman Barat menjadi salah satu dari tiga daerah masuk ke dalam daerah tertinggal, Pasaman Barat, Solok Selatan dan Kepulauan Men­tawai. Ketertinggalan di pe­nga­ruhi oleh berbagai faktor seperti pendidikan, kesehatan dan tek­nologi.

Hal ini terbukti dari 216 jumlah jorong di 11 kecamatan 26 diantaranya belum disentuh oleh jaringan seluler. Artinya 26 jorong tersebut tidak bisa men­jangkau jaringan baik jari­ngan HP apalagi jaringan internet.

Baca Juga : Safari Jumat, Kapolsek Tilatang Kamang Bagikan Nasi Kotak

Untuk keluar dari daerah tertinggal itu, Pemda Pasbar dalam satu bidang teknologi atau komunikasi menargetkan pada tahun 2021 untuk bidang komunikasi itu tuntas. Untuk mengejar ketertinggalan itu, Pemda memasukkan ke dalam RPJMD Pasbar.

Menurut Kepala Dinas Per­hubungan Komunikasi dan Informasi Pasbar Robby ke­marin (18/7), kondisi Pasbar dalam komunikasi memang masih terkendala. Jangankan di 26 Jorong tersebut, di pusat kabupaten saja jaringan masih terganggu. Kadang ketika se­dang menelpon jaring hilang dan langsung mati.

Baca Juga : Rumah Tahfidz Quran Al Hajjar Pessel Diresmikan

“Misalnya, di jalur 32 ini saja kadang kita menelpon ada putusnya. Itu karena ada ja­ringan hilang,”pungkas Bobby.

Ia menambahkan, untuk saat ini di Pasbar baru tersedia sebanyak 60 tower atau menara telekomunikasi. Tower tersebut masih tower bersama. Dengan minimnya alat pendukung komunikasi di Pasbar berimbas kepada jaringan lainnya di pemerintahan. Bisa dihitung jaringan komunikasi berupa internet atau wifi juga masih terbatas.

Baca Juga : Jembatan Putus Akibat Banjir, Warga Kampung Salak Jalamu Pessel Terisolasi

Terkait dengan PAD di bidang menara telekomunikasi itu terkendala aturan, sehingga tidak bisa dimasukkan ke da­lam PAD. Memang pada awal­nya kehadiran menara ko­mu­nikasi menjadi salah satu pe­masukan bagi daerah. Se­karang pemerintah sedang membuat regulasi pengaturan PAD di bidang menara ko­munkasi.

“Di kantor saya saja masih belum masuk internet atau Wifi, karena masih ada kendala dari Telkom. Kendalanya be­rupa jaringan belum ma­suk,” papar Bobby.

Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 23.934 Kasus

Untuk mengejar ke­ter­ting­galan itu, pihaknya bersama Pemda Pasbar mem­prog­ram­kan agar Pasbar keluar dari daerah tertinggal pada tahun 2021 mendatang. Berbagai upaya juga sudah dilakukan agar Pemda Pasbar secara bertahap bisa keluar dari keter­tinggalan, khu­susnya dari jari­ngan komunikasi. “Target Pas­bar keluar dari kon­disi itu pada tahun 2021 men­datang,” kata Robby.

Untuk jumlah masyarakat miskin di Pasbar saat ini men­capai 24 ribu jiwa atau 7,8 persen dari jumlah penduduk. Dan dalam lima tahun ini juga ditargetkan akan keluar dari pernyataan daerah terting­gal. (h/ows)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 23 Januari 2021 - 08:59:58 WIB

    Safari Jumat, Kapolsek Tilatang Kamang Bagikan Nasi Kotak

    Safari Jumat, Kapolsek Tilatang Kamang Bagikan Nasi Kotak Sejak menjabat sebagai Kapolsek Tilatang Kamang, Kab. Agam beberapa waktu lalu. Iptu. Rommy Hendra K. SH, MM terus berupaya menjalin tali silaturahmi dan pendekatan dengan masyarakat di wilayah hukum Polsek Tilatang Kamang..
  • Sabtu, 23 Januari 2021 - 08:27:37 WIB

    Rumah Tahfidz Quran Al Hajjar Pessel Diresmikan

    Rumah Tahfidz Quran Al Hajjar Pessel Diresmikan Plh Sekda, Muskamal meresmikan Rumah Tahfidz Qur'an Al Hajjar Kampung Koto Pulai, Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang. Pada sambutannya, Muskamal mengatakan perlu kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam upay.
  • Sabtu, 23 Januari 2021 - 08:23:50 WIB

    Jembatan Putus Akibat Banjir, Warga Kampung Salak Jalamu Pessel Terisolasi

    Jembatan Putus Akibat Banjir, Warga Kampung Salak Jalamu Pessel Terisolasi Masyarakat Kampung Salak Jalamu, Nagari IV Koto Hilia, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mengharapkan perbaikan jembatan yang putus akibat banjir bandang yang terjadi pada September 2020 lalu di kampu.
  • Sabtu, 23 Januari 2021 - 08:21:49 WIB

    Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 23.934 Kasus

    Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 23.934 Kasus Berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Jumat (23/1/2021) terjadi penambahan pasien yang terkonfirmasi sembuh. Penambahan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 131 orang..
  • Sabtu, 23 Januari 2021 - 08:14:05 WIB

    Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 128 Orang

    Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 128 Orang Berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Jumat (22/1/2021) terdapat 128 orang pasien terkonfirmasi positif. Sehingga total pasien yang terinfeksi mencapai 26.195 orang..
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]