Kuota Bidikmisi Ditambah, Universitas Andalas Belum Terima Kepastian


Selasa, 19 Juli 2016 - 07:09:48 WIB
Kuota Bidikmisi Ditambah, Universitas Andalas Belum Terima Kepastian Ujian masuk perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Padang. Saat ini ribuan calon mahasiswa bidikmisi yang lulus di Universitas Negeri Padang dan Universitas Andalas masih menunggu kepastikan akan menerima bantuan pemerintah ini, karena sebelumnya pemerintah pusat menetapkan pengurangan kuota beasiswa hingga 10 persen. (RIVO SEPTRI ANDRIES)

PADANG, HALUAN — Kuota Bidikmisi Universitas Negeri Padang (UNP) akhirnya kembali ditambah Kemenristekdikti. Sementara, Universitas Andalas, masih belum mendapat kepastian tentang penambahan kuota. Sebelumnya, kuota Bidikmisi di seluruh perguruan tinggi sempat dikurangi hingga 10 persen dari awalnya 20 persen karena bertambahnya jumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Alhamdulillah tadi per­mohonan penambahan kuota Bidikmisi UNP dikabulkan. Sudah ada surat resminya dari pusat. Besok (hari ini-red) akan kita rapatkan pen­dis­tribusiannya pada masing-masing jalur pene­rimaan (SNMPTN, SBMPTN, dan mandiri),” ujar Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UNP, Azhari Suwir, saat ditemui Haluan di ruangannya, Senin (18/7).

Dengan penambahan ini, total kuota Bidikmisi yang diterima UNP mencapai 1.160 penerima atau 20 persen dari total daya tampung 2016. Sebelumnya kuota penerima Bidikmisi UNP 2016 sempat dikurangi menjadi 580 pe­nerima. Meski mendapatkan penambahan kuota, penerima Bidikmisi tahun ini masih kurang dari tahun lalu yang mencapai 1.600 penerima.

Selanjutnya, Azhari men­jelaskan bahwa penambahan kuota tersebut diprioritaskan untuk rumpun ilmu terapan, rumpun ilmu alam, rumpun ilmu formal.

“Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan bagi rumput ilmu lainnya men­dapatkan tambahan,” lanjut Azh­a­ri. Azhari tidak me­nam­pik bahwa tambahan kuota Bidikmisi tersebut masih tidak sebanding dengan jumlah pen­daftar Bidikmisi UNP. Dari SNMPTN dan SBMPTN yang sudah dilakukan UNP, ada sekitar 1.900 mahasiswa yang mendaftar melalui jalur Bi­dikmisi. Dari jumlah tersebut, tidak semuanya yang mendapat Bidikmisi. Mahasiswa yang tidak mendapat Bidikmisi ter­sebut akan ditempatkan pada UKT level I atau II, sesuai dengan kondisi ekonominya.

“Mereka juga akan kita prio­ritaskan untuk mendapat beasiswa lain. Caranya sama, mahasiswa mendaftar beasiswa seperti biasa. Bedanya mereka akan diprio­ritaskan untuk men­da­pat­kan beasiswa,” lanjut Azhari.

Adanya penambahan kuota Bidikmisi ini membuat pe­ngumuman penetapan UKT SBMPTN ditunda. Pengu­mu­man yang harusnya dilakukan Senin (18/7), kata Azhari, akan dilakukan hari ini (19/7).

Berbeda dengan UNP, per­mohonan penambahan kuota Bidikmisi di Universitas An­dalas (Unand) belum men­dapatkan jawaban.

“Belum ada itu. Unand belum mendapat jawaban resmi dari pusat. Penambahan kuota 10 persen itu masih janji men­teri. Belum ada jawaban res­minya,” ujar Wakil Rektor I Unand, Dachriyanus, saat dih­u­bungi melalui sambungan tele­pon.

Sebelumnya, Unand men­dapatkan kuota Bidikmisi se­banyak 480 penerima se­men­tara jumlah calon mahasiswa bidikmisi yang lulus mencapai 1.575  penerima baik pada jalur SNMPTN maupun SBMPTN. Unand juga telah mengajukan surat permohonan penambahan kuota dan permohonan kepada gubernur, walikota dan bupati di Sumbar, namun masih belum ada jawaban.

Pra Pendaftaran

Akibat ketidakpastiannya kuota bidikmisi Unand, calon mahasiswa yang lulus SNMPTN belum melakukan pra pendaf­taran dan membayar UKT.  Ber­dasarkan informasi yang dimuat dilaman website unand.ac.id 18 Juli 2016, maha­siswa ini diminta melakukan pra pendaftaran dan pembayaran UKT pada 25-29 Juli 2016 dan pembayaran UKT pada 1-5 Agustus 2016. Unand juga menyatakan, pra pendaf­taran ini wajib diikuti seluruh calon mahasiswa dan jika tidak, calon mahasiswa akan ditem­patkan pada level UKT tertinggi.

Sementara nantinya, bagi mahasiswa yang sudah mem­bayar UKT dan ternyata lulus verifikasi Bidikmisi, UKT yang sudah dibayarkan akan dikem­balikan. (h/mg-sas)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]