Gunung Talamau Diduga Aktif Lagi


Selasa, 19 Juli 2016 - 07:21:21 WIB
Gunung Talamau Diduga Aktif Lagi Gunung Talamau.

PADANG, HALUAN – Gunung Talamau yang biasanya dikenal sebagai gunung tak aktif, pasca gempa 5,4 SR, Minggu (10/7) kemarin yang berpusat 10 km barat daya Pasaman, diduga mengalami peningkatan aktivitas. Salah satu anggota BPBD Kabu­paten Pasaman mengaku melihat kepulan asap di puncak gunung sesaat setelah gempa.

Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Ade Edward mengatakan gempa yang mengguncang kabupaten Pasaman ini terjadi empat kali. Hanya saja intensitas yang dirasakan cukup kuat cuma satu kali. Data yang berhasil dihimpun, mulai 5,4 SR, kemudian 4,3 SR, selanjutnya 3,4 SR dan terakhir 3,5 SR.

Baca Juga : Baznas Kota Padang: Bukan di Jalanan, Penggalangan Dana Bencana Dilakukan di Masjid dan Musala

“Gempa yang terjadi itu berada di kaki Gunung Talamau, memang kondisinya tidak aktif, namun dengan seringnya gempa ini gunung bisa aktif,” kata Ade Edward kepada Haluan, Senin (18/7).

Menurutnya, adanya getaran terus-menerus dekat kaki Gunung Talamau dapat membuat retak dapur magma di gunung tersebut. Gunung ini bisa seperti Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara.

Baca Juga : Jenazah Angga Korban Sriwijaya Air Sampai di Rumah Duka, Dimakamkan di Pandam Pekuburan Keluarga

“Bisa jadi seperti Gunung Sinabung, dia sudah lama tak aktif tapi bisa aktif lagi, dan saya yakin pihak vulkanologi juga memantau kondisi Gunung Tala­mau itu. Ditambah lagi ada laporan dari salah satu anggota BPBD Kabupaten Pasaman meli­hat kepulan asap di puncak Gunung Talamau sesaat setelah gempa,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Geologi Dinas ESDM Sumbar, Nuzuwir menuturkan asap yang terlihat di puncak Gunung Talamau tersebut belum bisa dipastikan berasal dari dapur magma Gunung Talamau. Bisa jadi ada pendaki berada di puncak sedang membakar kayu.

Baca Juga : Tunjang Pariwisata, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Pariaman Anggarkan Pengembangan Agro Eduwisata

“Belum bisa dipastikan apa­kah asap tersebut berasal dari letusan kecil akibat gempa darat kemarin. Bisa jadi ada pendaki yang sedang di puncak gunung dan sedang membakar kayu,” kata Nuzuwir.

Namun untuk memastikan apakah ada peningkatan aktivitas Gunung Talamau, Dinas ESDM akan berkoordinasi dengan Pusat Vul­ka­nologi dan Mitigasi Geo­logi (PVMG) Indonesia di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga : Persiapkan Kampung Tangguh Nusantara, Masyarakat Nagari Persiapan Pujorahayu Pasaman Barat Laksanakan Goro

“Dengan adanya laporan ini, pasti kami tanggapi dan terlebih dahulu meminta data ke PVMG Indonesia di Bandung. Apakah ada peningkatan aktivitas di Gunung Talamau. Jika memang terjadi peningkatan, maka kami akan melakukan survei lapangan langsung ke Puncak Gunung tersebut,” tuturnya. (h/mg-ang)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]